..."Everything will change if it's love."...
"Can you run the company again? It was almost bankrupt because you stayed in the room," pinta Adelar dengan nada berharap.
Tanpa membalas perkataan dari Ayahnya, Sean langsung saja bersiap, dan pergi kearah perusahaan. Selama 1 bulan belakangan ini, perusahaan memang dikelola oleh Adelar, dengan Alina sebagai asisten sementara. Sebagian karwayan banyak melakukan protes, tapi hal itu diabaikan begitu saja oleh Adelar. And now it's time for Sean to take over everything.
"Anjir, Yan. Sekarang lo yang megang perusahaan?"
Sean mengangguk. Hal ini membuat semua karyawan bersorak gembira. Setidaknya mereka bisa bekerja tanpa harus melihat wajah buruk Adelar lagi. Waktu kerja kini sudah dimulai, Sean mengambil alih meeting kali ini. And see? He was able to re-establish a working relationship with several other company officials.
Rescha menepuk pundak Sean pelan. Ia merasa bangga mempunyai sepupu yang hebat dalam segala hal. Sayangnya, kekurangan pria itu hanya satu. Ia selalu bodoh dalam hal percintaan.
BRAK!
"Asshol*! What happened to you?!"
Yang ditanya malah semakin menjadi-jadi. Sean membuat keributan, yang membuat semua karyawan kini berkumpul untuk melihat hal itu. Rescha dengan cepat menutup semua celah, dengan terpaksa ia memukul Sean, untuk membuatnya menjadi diam.
"Be calm, Mr. Sean Archie Fernandes. And now tell me, what happened to you?"
Sean bungkam. Pria itu lebih memilih menenangkan dirinya, daripada harus menceritakan semua masalahnya kepada Rescha. Memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi, membuat Rescha kini dengan cepat merampas ponsel milik Sean.
Bibir cantiknya kini membentuk sebuah senyuman kecil. Itu foto Nabila bersama Nathan. And now he realised that the drama had already begun.
"Pantes aja Nabila cepet move on dari lo, orang cowok barunya aja ganteng kaya gini," ledek Rescha, yang membuat Sean kini menatap tajam kearahnya.
"Mereka cocok, ya? Gue doain sampe nikah."
Mulut yang sedari tadi mengeluarkan…
The Perfect Boy
misunderstanding
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 24 Episodes
Comments