WISHLIST DEVAN

Malam itu Jakarta diguyur hujan yang begitu lebat yang disertai angin kencang. Teh hangat menemani wanita itu sambil menunggu kepulangan anaknya. Sudah pukul sepuluh malam, Devandra tidak menampakkan wajahnya. Helsa begitu khawatir dengan keadaan anaknya, apalagi siang tadi Devandra menghubungi mereka hanya untuk menanyakan kabar. Dan juga akhir-akhir ini anaknya itu memang tidak baik-baik saja.

“Mas…, ini anaknya belum pulang lho,” protes Helsa yang melihat Adryan santai saja.

“Mami, kakak paling di apartemen,” imbuh Cemara.

“Duduk!” perintah Adryan pada Helsa. Adryan mengambil ponselnya dan mendial panggilan terakhirnya. Untuk beberapa saat Devandra tidak menjawab panggilan itu, lalu pada panggilan ketiga barulah suara serak khas orang bangun tidur itu terdengar.

“Di apartemen?-Ok- Nanti Papi sampaikan.”

Panggilan itu berakhir. Adryan menoleh pada istrinya yang masih memasang wajah cemberut. “Anaknya lagi tidur tuh di apartemen. Punya ponselnya ‘kan Sayangku, tinggal telpon aja Devandra Nya.”

“Serius?” tanya Helsa memastikan.

“Iya, istriku. Astaga, harus diyakinkan yang seperti apa sih.” Adryan menoleh pada Cemara yang sibuk dengan ponselnya. “Ara, naik ke kamar dan tidur. Cukup sama ponselnya.”

Cemara berdecak kesal. “Baru juga jam sepuluh Papi.”

“Tidur atau Papi sita ponselnya?” ancam Adryan.

“Ihs, males banget kalau balik Jakarta, banyak aturan,” celetuk Cemara.

“Hidup itu kalau nggak ada aturan, berantakan,” balas Adryan.

“Tau ah,” Cemara melengos dan beranjak dari sana. Meninggalkan sepasang suami istri yang menggeleng heran.

“Anak kamu tuh, cerewet, keras kepala,” pungkas Adryan menyindir Helsa.

“Biarin. Biar Papinya stres, Maminya tinggalin dan nikah lagi.”

“APA? COBA SEKALI LAGI NGOMONG?”

“Nikah lagi, cari suami yang lebih ganteng, yang lebih sekkkkksi,” jawab Helsa menantang. Sedangkan Adryan hanya memicing melihat bagaimana cerewetnya Helsa yang mirip seperti anak gadisnya itu.

“Nggak usah ngaco kalau ngomong. Mau Mas hamili kamu lagi, hm?” ancam Adry…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!