SUAMI DAN ISTRI

Malam itu Adryan dan Devan ditinggal tugas Helsa ke Bandung. Ada meeting tender yang akan dilaksanakan esok hari. Sepulang dari rumah sakit, Adryan langsung menjemput Devan di rumah orang tuanya.

"Papi, tadi pas di sekolah, Devan pukul temannya Kanaya," lapor Devan pada Adryan.

Adryan mendelik. Laporan macam apa ini. "Devan, nggak boleh gitu. Nanti Devan dihukum sama Miss Diana."

"Dia ngatain Kanaya cerewet. Terus Kanaya aduin sama Devan," ujarnya, jujur.

Adryan terkekeh. "Belain adiknya ini?"

"Iya dong, Papi. Kanaya 'kan, adiknya Devandra," sebutnya bangga.

Adryan membawa anak kecil sembilan tahun itu ke pangkuannya. Mendekap erat seraya mengusap surai hitam tebal Devan dengan lembut.

"Azlan, jangan cepat dewasa, ya," tutur Adryan.

Devan mendongak, melihat pada Papinya. "Dewasa itu apa Papi?"

"Seperti Papi dan Mami," jawab Adryan. "Dewasa itu nggak enak, banyak hal yang nggak asyik."

"Oh," Devan mengangguk, seolah ia paham. Kemudian Devandra kembali bertanya. "Emang dewasa itu gimana Papi?"

Adryan tersenyum kecil. "Dewasa itu tidak semenyenangkan saat Papi jemput di sekolah, dan tidak seindah dongeng yang Papi baca untuk Devan."

Devan lalu berbalik, dan memeluk erat Papinya. "Jangan dong, Papi harus jemput Devan terus ya. Bacain juga dongeng buat Devan, Pi."

"Iya, Sayang. Papi jemput Devan terus, bacain terus dongeng untuk anak kesayangan Papi ini,” sahut Adryan seraya mengecup kening anak kecil itu.

"Devan sayang sama Papi nggak?" tanya Adryan.

"Sayang dong. Papinya Devan " jawabnya antusias.

Adryan tersenyum simpul. "Tapi⸺,"

"Harus lebih sayang Mami," pungkas Devan melanjutkan perkataan Adryan.

Pria itu tertawa kecil mengingat kenangan masa kecil bersama anak sulungnya. Semua memori itu terekam jelas dalam ingatan dan juga dokumentasi berupa foto dan video masa kecil mereka. Tidak sedikit pun Adryan melewatkan masa tumbuh dan kembangnya Devandra maupun Cemara. Semua diabadikan di sana.

“Mas, Helsa sudah selesai, mandi gih,” seru wanita yang sudah bersamanya sel…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!