Semakin hari semakin menjadi, Setiap kali khalisa menemukan mainan anak-anak, ia akan membelinya dan menaruhnya di kamar calon anaknya. Sedangkan suaminya yang melihat itu terpukul.
" Sayang mas mohon, cukup. jangan bersikap seperti ini lagi" Kata Gus Yusuf pada istrinya yang sedang merapikan mainan, Khalisa menghentikan aktivitasnya ia melihat kearah suaminya.
" Mas kenapa sih, ini itu harus di bersihkan setiap hari, agar tidak debuan.."
" Sayang cukup, cukup" Teriak Gus Yusuf membuat Khalisa terkejut " mas mohon cukup, jangan seperti ini" kata Gus Yusuf menagis, ia tidak bisa menahan tangisannya lagi.
" Mas gak bisa lihat kamu seperti ini, mas tersiksa. mas sakit" ucap Gus Yusuf disela-sela tangisannya.
" Mas...."
" Aku mohon sayang, jangan seperti ini lagi." Gus Yusuf memeluk istrinya, Sangat erat..
" Jangan seperti ini."
" Maaf, Aku masih belum bisa merelakan anak kita. harusnya waktu itu, aku memperhatikannya tapi aku malah mengabaikannya. "
" Tidak sayang, itu sudah takdir. kamu tidak salah. ini sudah takdir, anak kita disana bersama kakek nenek nya. Mereka sudah bahagia disana, Sekarang tugas kita membuat mereka bahagia juga, kita juga harus bahagia. Kamu tidak ingin anak kita sedih kan disana? tidak kan? maka berhenti seperti ini. Kita mulai dari awal sayang. Kita rangkai kisah bahagia kita ya sayang. "
Khalisa menangis sejadi jadinya di pelukan Suaminya. Ternyata apa yang di lakukan ini membuat Suaminya tersiksa.
" Maaf, mas. maafkan aku. "
Gus Yusuf menggelengkan kepalanya " ikhlas ya sayang, Suatu saat nanti kita akan berkumpul bersama anak kita sini. Untuk saat ini, kita harus bahagia, kamu gak mau kan Abi sedih melihat kamu seperti ini? " Khalisa menganggukkan kepalanya " sekarang kita harus bahagia sayang, biar ummi Abi dan anak kita bahagia disana "
***
Hari berganti hari bulan berganti bulan, sudah satu tahun lamanya berlalu. Sekarang Khalisa berada di sebuah universitas tempat ia berkuliah.
" Sayang, mas sudah di depan. " kata Gus Yusuf, sedang me…
Khalisa Humaira
16
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments