" Bagaimana perasaan mu sayang?" Tanya Gus Yusuf berbaring, ia menjadikan paha istrinya menjadi batalnya. Ia melihat ke arah istrinya yang sedang menatapnya.
" Aku bahagia mas, akhirnya bang Kahfi akan menikah" Senyum bahagia khalisa, ya walaupun semua ini masih di rencanakan keluarganya, tapi harapan besar Khalisa adalah Aretha mau menerima lamaran sang kakak nantinya.
" Mas bahagia melihat senyuman mu ini Sayang. setiap melihat mu tersenyum seperti ini, hati mas selalu hangat dan ingin selalu menjaga senyuman mu ini agar tak hilang dari bibir mu ini"
" Ini sangat menggoda "
Gus Yusuf menyentuh bibir istrinya yang sudah jadi candunya, setiap kali melihat senyuman istrinya, hatinya merasa hangat dan rasa lelahnya hilang begitu saja.
" Gombal kamu mas"
" Siapa yang gombal, mas berkata jujur. " Kata Gus Yusuf tidak terima di katakan gombal, ia membicarakan sejujurnya.
" Iya iya iya, aku percaya" khalisa berusaha menghindar suaminya, apa lagi wajah Suaminya sangat dekat.
Gus Yusuf mencium bibir istrinya, dia tidak sedang menggoda atau memuji tapi ia berbicara apa adanya.
" Mau lagi?" Tanya Gus Yusuf melepas ciumannya, khalisa menganggukkan kepalanya membuat Gus Yusuf tersenyum dengan respon istrinya.
" Aduh perutku" rintik Khalisa merasa kram pada perutnya. Gus Yusuf menghentikan aktivitasnya.
" Apa sakit?" Tanya Gus Yusuf mengelus perut istrinya, khalisa menganggukkan kepalanya. "Sayang ada apa hm? Apa kamu tidak ingin Abi mengunjungi mu?" Gus Yusuf berbicara di depan perut istrinya yang sedikit membuncit.
" Huuu, baiklah. Abi akan mengunjungi lain kali saja" kata Gus Yusuf terus mengelus perutnya istrinya. Untuk menghilangkan kram nya. " Mas mau ke kamar mandi dulu"
" Tapi mas?"
" Gak papa sayang, tidurlah. " Kata Gus Yusuf sebelum masuk kedalam kamar mandi. Sampai Gus Yusuf keluar kamar mandi khalisa belum memejamkan mata.
" Kenapa belum tidur?" Tanya Gus Yusuf merebahkan tubuhnya di samping istrinya.
" Mau tidur di pelukan kamu" jawab khalisa manja. G…
Khalisa Humaira
50
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments