Kini aku dan Lyli sudah berada di aula gedung bersama orang-orang yang juga ingin belajar disini. Aku tidak berani jauh-jauh dari Lyli karna tempat ini tidak hanya diisi oleh manusia biasa.
Kini aku sudah seperti adik Lyli karna sedari tadi aku terus mengekorinya.
"Apa kakak tidak punya teman juga disini?" Tanya Lyli sambil mengajakku untuk duduk disebuah kursi yang memang sudah disiapkan untuk kami.
"Tidak ada. Aku tidak punya teman"
"Berarti kita sama" ujarnya agak sendu.
Aku melirik kearahnya yang entah kenapa wajahnya tiba-tiba terlihat mendung, tidak seperti saat dikamar tadi.
"Kenapa? Bukannya kamu berasal dari sini?"
"Aku memang lahir disini tapi tidak tumbuh disini"
"Tapi bukannya sebagian keluargamu yang mengajar disini" aku mengetahui hal ini dari Regan, dia bilang jika pengajar sihir terbaik adalah dari keluarga Slughorn.
"Iya memang. Tapi...... tidak!!! Aku tidak akan mengatakannya, nanti kakak akan menjauhiku seprti teman-temanku dulu!" Teriaknya yang membuat aku terdiam.
Cerita apa yang akan dia ceritakan hingga aku ingin menjauhinya, Apa dia punya gejala penyakit menular hingga aku harus menjauhinya?
"Aku tidak akan pernah menjauhimu"
Lyli menatapku dengan tatapan yang sulit diartikan
"Itu juga yang dikatakan teman-temanku dulu" ujarnya sambil mengalihkan pandangannya dari wajahku.
Aku menelisik wajahnya yang kini terlihat sangat sendu, tidak ada kebahagiaan yang terpancar disana, Saat tadi aku bertemu Lyli dikamar, aku kira dia adalah anak hyperaktif yang tidak pernah mengalami masalah besar dalam hidupnya, tapi ternyata aku salah.
"Lyli, percayalah padaku, jika kau punya masalah atau sesuatu yang membuatmu sedih lebih baik kau berbagi dengan orang terdekatmu agar kau tidak terlalu berat menanggung semua beban sendirian"
Lyli kembali memandangku, tapi kini aku melihat sesuatu yang berkilau dipelupuk matanya, dia menangis.
"Tapi aku tidak punya orang terdekat" aku menariknya masuk kedalam pelukanku.
Aku tau rasanya tidak punya orang terdekat, aku juga…
Reta'S Dream
episode 7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 32 Episodes
Comments