Acara makan malam Rani dan Jimy telah selesai, Jimy mengajak Rani untuk ke hotel tempat penginapannya kebetulan mereka kemana-mana dari tadi mengunakan mobil milik Rani yang di kemudi Jimy.
Jimy yang memang tak memiliki sebuah mobil jadi datang ke kota A naik kereta api, selama bekerja di kota B ia pun hanya mengendarai motor matic miliknya dari gaji pertama ia bekerja di sebuah perusahaan.
Belum ada uang lebih untuk ia membeli sebuah mobil, gajinya selama ini ia sisihkan sedikit untuk menabung agar bisa segera melamar Rani dan sisanya ia berikan kepada sang ibu untuk kehidupan sehari-hari mereka termasuk biaya sekolah sang adik.
Tiba di hotel penginapan Jimy, Jimy bukan mengajak Rani untuk masuk ke dalam melainkan untuk duduk di taman yang ada di dekat hotel itu menikmati malam berdua yang kebetulan langit malam ini di penuhi bintang.
"Indah ya, langit malam ini" kata Jimy yang tengah mendongak ke atas
"Iya"
Jawaban yang sangat singkat keluar dari mulut Rani, ia bukan tak bahagia menikmati waktu bersama seperti ini. Ia justru bingung bagaimana cara mengungkapkan rasa bahagia saking hari ini benar-benar bahagia.
"Dingin gak?" tanya Jimy yang menggenggam jari-jemari milik Rani yang terasa dingin
"Sedikit" jawab Rani sembari tersenyum
Jimy mengelus pipi Rani dengan lembut, ia masih tak menyangka akan menjalani hubungan dengan Rani sudah selama ini, apalagi dulu ia yang hanya sekedar kagum dan berniat menolong tak terpikirkan hal ini.
Tapi ia bersyukur bisa menjadi pelabuhan hati Rani, karena semenjak ia serius Rani juga tak lagi seperti dulu yang sering bergonta-ganti pasangan yang sebenarnya itu hanya Rani jadi kan pelampiasannya yang sakit hati dengan mantan kekasih.
"Udah malam, pulang ya. Takut orang tua kamu nyariin, besok kita ketemu lagi di restoran bintang lima" ujar Jimy takut Rani masuk angin karena dress yang di pakai Rani saat ini begitu tipis
"Baiklah, kamu juga harus langsung ke kamar buat istirahat"
"Siap tuan putri, kalau udah sampe kabari ya" Jimy men…
Cinta Tak Harus Memiliki
Bab 34
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments