Dennis segera meminta dipanggilkan kendaraan ke Mbok Jum sementara dia mempersiapkan uang dan...
Dan dia terhenti melihat Yanti yang masih duduk menangis sambil memeluk anaknya di dekat tangga.
"Apa yang kamu lakukan? Tenanglah. Saat seperti ini kau harus tenang agar anakmu tidak semakin takut," nasehat Dennis.
"Mana bisa aku tenang kalau keadaan Kito jadi begini, Pak.." ujar Yanti sambil sesenggukan dan mengusap wajahnya yang basah karena air mata.
Dennis pun mengambilkan air putih. "Minumlah dulu dan tenangkan dirimu. Aku sudah suruh mbok Jum cari kendaraan."
Yanti mengangguk dan meminum air. "Kemana, Pak?" tanya dia setelah meminum air.
"Ke rumah sakit. Cuma buat mengecek saja. Tidak ada yang berdarah kan?"
Yanti berhati-hati menggeser posisi Kito yang masih menangis keras. "Ndak ada, Pak. Cuma lecet.."
Dennis mengangguk. Dia melihat memar-memar yang mulai muncul di badan kecil itu tapi tidak mengatakannya. Dia tidak ingin Yanti kembali panik.
"Pak, taksinya sudah datang," ujar Elang yang datang sambil berlari.
"Ayo, cepat berangkat," ajak Dennis yang membawa tas kecil berisi keperluan seadanya.
Di halaman, mbok Jum berdiri dengan wajah khawatir.
"Jum, tolong kamu siapkan pakaiannya Yanti dan Waskito. Buat jaga-jaga," ujar Dennis. Matanya beberapa kali melirik ke arah Yanti yang susah payah menaiki kendaraan sambil menggendong anaknya.
"Iya, Tuan. Saya menyusul secepatnya."
Dennis mengangguk dan naik ke mobil di sebelah Yanti.
...
Di ruang UGD, Dennis duduk di depan dokter jaga saat itu.
"Untuk posisi tulang baru bisa dilakukan foto roentgen besok. Yang lebih penting adalah pemantauan selama 1 x 24 jam sejak kejadian, karena adanya kemungkinan gegar otak. Jadi segera kabari perawat kalau ada tanda-tanda muntah, kejang atau hilang kesadaran," ujar dokter sambil menuliskan sesuatu di map besar.
Nyali Dennis mengecil mendengar kata-kata dokter tersebut. Dia tidak tahu bagaimana menyampaikannya pada ibu bocah itu.
"Semoga saja tidak ada apa-apa, jadi bisa segera pula…
Istri Kontrak Palsu Sniper Pincang
37. Istri Ideal (6)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments