Pagi telah tiba, matahari mulai menampakkan sinarnya menyapa dunia yang baru kehilangan gelapnya.
Rallyn membuka matanya dan langsung melihat Jo yang masih tertidur di sampingnya dengan posisi tangannya yang masih menggenggam tangannya. Rallyn memeriksa tubuhnya, memastikan ia masih mengenakan pakaian lengkap.
"Hah, syukurlah Duda ini tidak melakukan apa-apa padaku," batin Rallyn. Ia menatap wajah Jo yang masih tertidur lelap meski begitu laki-laki itu masih terlihat tampan.
"Laki-laki ini aneh banget sih, aku tidak pernah berbicara baik padanya tapi dia masih saja ingin mempertahankan pernikahan ini. Jovanka Ashkara, dasar duda keras kepala," batin Rallyn lagi.
Perlahan ia duduk lalu menarik tantangannya dari genggaman Jo dengan sangat hati-hati agar tak membangunkan laki-laki itu.
Rallyn pun langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk segera membersihkan dirinya!
Di dapur.
Bu Herlina baru selesai memasak untuk mereka sarapan dan kini dia sedang membuat kopi untuk sang suami.
"Ini kopinya, Yah," ucap Bu Herlina sembari meletakkan kopi hitam di atas meja.
"Terima kasih, Bu," ucap Pak Hardi sambil menatap sang istri sekilas.
"Semalam pulang jam berapa Rallyn?" tanya Pak Hardi pada sang istri.
Bu Herlina duduk di kursi yang ada di samping suaminya lalu mulai berbicara.
"Sekitar pukul dua belas malam," sahut Bu Herlina.
"Malam sekali. Gak bisanya dia pulang sampai larut begitu," ucap Pak Hardi.
"Biarkan saja, Yah lagipula semalam Rallyn pergi sama suaminya," ucap Bu Herlina.
"Iya ya, Bu. Ayah lupa kalau dia sekarang udah nikah," ucap Pak Hardi setelah menarik napas berat.
"Selamat pagi, Ayah, Ibu," ucap Rallyn yang baru keluar dari kamarnya.
"Eh Rallyn sini duduk, Nak," ucap Pak Hardi.
"Maaf Ayah, aku sedang terburu-buru," ucap Rallyn.
"Kamu mau kemana pagi-pagi gini?" tanya Bu Herlina.
"Ini minggu, Bu. Rallyn mau keliling taman biar berkeringat," ucap Rallyn.
"Udah wangi, kayaknya udah mandi masa olahraga setelah mandi bukannya biasanya kamu olahraga se…
Penjara Cinta Suami Tua
bab 17 aman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Wiwin Zahira
Kenapa ga nunggu Rallyn dulu Jo
2023-09-07
1
Uneh Wee
mau bilang itu nafkah buat rallyn yah bu nafkah lahirkalli
2023-08-21
1
Widya
lanjuut
2023-08-21
0