Waktu berjalan begitu cepat, kini sore hari mulai tiba. Jo mengantarkan Rallyn pulang ke rumah orang tuanya, kini mereka sedang berada di kamarnya. Rallyn terlihat biasa saja seolah tak ada yang perlu mereka bahas. Setelah membersihkan diri, dia langsung mengenakan pakaiannya dan melakukan kebiasaannya setiap habis mandi.
Jo hanya diam sembari duduk di tepi ranjangnya. Dia terus menatap ke arah Rallyn yang sedari tadi hanya diam seolah tak menganggap dirinya ada. Dia menghela napasnya berat lalu membuangnya perlahan.
Dia beranjak dari dudukan lalu melangkah untuk mendekati Rallyn. "Rallyn, kamu yakin, kamu tidak mau pulang?" tanyanya.
"Tidak," sahut Rallyn singkat.
"Kamu memintaku datang untuk menjemputmu. Sekarang aku datang tapi kamu tidak mau pulang," ucapan Jo sembari terus menatap Rallyn yang duduk dengan posisi membelakanginya.
"Emang, kudu diracun ieu lalaki, hiji. Tos tua bangka, masih teu peka," batin Rallyn.
Entah kenapa Rallyn selalu memendam amarahnya pada Jo. Dia sering mengeluarkan kekesalannya dengan omelan yang hanya terucap di dalam hatinya, dia terlalu mencintai laki-laki tua itu sampai dia tidak pernah berkata kasar pada suaminya meski hatinya sangat sakit.
"Rallyn, ayo pulang!" ajak Jo.
Rallyn bangkit dari duduknya. Dia berdiri di depan Jo dengan tatapan mata penuh misteri. "Aku tidak mau pulang hari ini. Setelah pertempuran dengan Pak Rama, tadi siang. Aku takut, kamu malah berpikir dan berkeinginan memiliki dua istri. Aku tidak mau dimadu, aku tidak mau menerima orang ketiga dalam rumah tangga kita," jelas Rallyn yang sudah tahu benar dengan sifat suaminya yang tak memiliki pendirian yang kuat.
"Kenapa, kamu berpikiran begitu? Aku sudah bilang kalau aku akan meninggalkan Kalila," ucap Jo.
"Buktinya tadi pagi kamu bertemu dengan Kalila dan perempuan itu mengaku bahwa kamu memilihnya. Pikirkan lagi, Jo. Pikirkan apa yang kamu kejar dan siapa yang kamu inginkan." Rallyn menatap Jo sambil terus berucap, dalam otaknya, dia mengingat kejadia…
Penjara Cinta Suami Tua
bab 69 Tuduhan tidak benar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Lina ciello
ditegur sek maha kuasa kui
2023-12-27
0
ameraa
baguslah Jo mati
2023-12-27
0
Laras(namaasli)hehe
mati aja dah lu sekalian Jo 😭😭😭 greget bangettt wehhh
2023-10-11
1