Setelah seharian menghabiskan waktu bersama Alika, kini mereka sudah pulang ke rumah dan kini mereka sudah selesai dengan segala urusan pribadinya.
Di balkon kamar Jovanka.
Rallyn berdiri sembari menatap taman pribadi yang terdapat di samping rumah mewah itu.
"Terima kasih sudah mau menghabiskan waktu bersama Alika," ucap Jo yang baru tiba di sana.
Rallyn hanya diam dan hanya menanggapi perkataan Jo dengan senyuman tipis.
"Kamu mau kan tinggal di sini?" tanya Jo.
Rallyn menatap Jo dengan tatapan aneh.
"Maksud aku untuk malam ini. Aku tahu kamu pasti belum mau tinggal di sini, aku tidak akan memaksa, aku minta untuk malam ini saja. Alika ingin sekali tidur dengan dibacakan cerita pengantar tidur oleh mamanya," ucap Jo lagi.
Rallyn menundukkan kepalanya tanpa menjawab sedikit pun pertanyaan Jo.
"Alika tidak pernah ditidurkan oleh mamanya. Rallyn, aku sudah terlanjur mengenalkan kamu sebagai mamanya," ucap Jo lagi.
"Aku akan menginap di sini," ucap Rallyn singkat.
"Terima kasih. Kalau kamu gak mau tidur sama aku, kamu boleh tidur sama Alika. Kamar Alika lumayan luas cukuplah untuk kalian berdua," ucap Jo.
"Terima kasih," ucap Rallyn.
"Kenapa berterima kasih? Aku tidak melakukan apa-apa untukmu," ucap Jo sembari menatap Rallyn.
"Kamu tidak memaksa aku untuk tidur di sini bersama kamu."
Jo tersenyum lalu menaikkan kedua belah bahunya.
"Kalau aku maksa nanti kamu pergi," ucapnya.
"Bukan pergi lagi tapi aku mau lari. Lari sampai jauh dari kamu," ucap Rallyn.
"Papa, Mama boleh aku tidur sama Papa sama Mama?" tanya Alika yang berdiri di samping tempat tidur Jo sambil memeluk bantal guling kesayangannya.
Jo dan Rallyn menoleh ke belakang secara bersama-sama dan langsung melihat sosok Alika yang sudah siap untuk tidur.
"Mama akan tidur di kamarmu," ucap Rallyn.
"Papa juga?" tanya gadis kecil itu.
"Tidak. Papa di sini," ucap Jo.
"Tapi aku maunya tidur sama Papa sama Mama juga," ucap Alika lagi.
"Bagus Alika, Papa juga maunya begitu," batin Jo.
Rallyn menata…
Penjara Cinta Suami Tua
bab 21 kamu mau apa?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
Wiwin Zahira
Sabar jo itu baru rambu rambu lampu kuning bisa jadi hijau bisa juga jadi merah
2023-09-07
3
Uneh Wee
jo ada ada aja sih kmu bikin rallyn gugup. awas. plan plan aja biar rallyn ga kbur
2023-08-25
2