Kantor Elvis Presley
"Payah banget kamu Ian. Gini aja gak bisa. Sana kamu kembali bekerja saja. Membuat power point aja gak lulus," gerutu Kartika.
"Aku sudah buat yang bagus tu. Apanya sih yang salah?"
"Ini salah Ian. Kamu ini. Kamu gak memasukkan gambar pakaiannya. Itu kan penting. Video kita dalam membuat pakaian itu juga gak kamu tampilkan," ujar Kartika sambil memeriksa power point di laptop Ian.
"Woi! Haikal manyun aja lo. Jalan juga ditekuk. Samacam putus cinta," ledek Ian terbahak-bahak.
"Haikal? Kamu kenapa?" Tanya Kartika cemas.
"Eh malah ditinggalin kerjanya. Kerjaan loh Kartika. Ni karena si Haikal ni makanya kamu lupa kerjaan. Suka amat dengan Haikal? Coba aja aku setampan Haikal kamu pasti lengket samaku terus," celoteh Ian iri.
"Saya masuk ke ruang kerja dulu. Maaf Kartika saya mau sendiri."
Kartika terdiam menatap Haikal yang masuk ke ruangannya.
"Kasihan banget kamu Kartika. Ditinggal lagi. Sama saya aja. Pasti gak akan ditinggal lagi."
"Ogah deh. Sini laptop kamu aku bawa ke mejaku. Di sini saya gak fokus lihat wajah kamu."
"Gak fokus karena aku tampan kan? Kamu gak tahan dengan pesonaku."
"Mimpi kali!" Cibir Kartika seraya membawa laptop itu ke mejanya.
"Semalam paman begitu mengecewakanku. Tapi foto itu foto siapa ya?" Tanyanya sambil mengeluarkan foto itu dari dalam tas kerjanya.
Ia melihat foto yang diambilnya semalam dari rumah putih itu. Ia mengerutkan keningnya karena tak mengenali foto keluarga itu. Fotonya sangat jadul. Warnanya hitam putih. Di foto itu ada dua perempuan dewasa dan satu anak perempuan kecil yang wajahnya tak asing menurut Haikal. Ia memperhatikan dengan sangat rinci.
"Ini mereka berdiri di rumah putih tadi. Mereka siapa ya? Perempuan kecil ini sepertinya aku kenal. Siapa ya dia? Hmm sepertinya dia adalah,..." pikirnya panjang.
"Haikal kamu bantuin saya dong," ucap Salwa yang membawa beberapa map.
"Sepertinya dia sedang sibuk. Hah terpaksa deh ngerjain semuanya sendirian," sahutnya lagi menutup pintu ruangan Haikal.
"Ya aku…
Shizuka Perempuan Tabah
Pertemuan yang Tak Disengaja
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments