"Kamu mau kemana Alfi?"
"Mau ke acara sidang teman ma. Aku pergi dulu ya!"
"Terus toko siapa yang buka?"
"Kan Cika ada ma. Dia yang akan mengurus toko."
"Mama akan ke toko juga nanti. Mama gak percaya samanya."
"Iya terserah mama aja. Aku pergi dulu ma."
"Alfi! Tolong kamu antar papa ke rumah Pak Yoman. Motor papa rusak. Oh ya kamu bisa gak temani papa juga ke Stasiun kereta api. Di sana sedang diadakan perbaikan jalan. Jadi papa butuh kamu untuk desain jalan yang bagus seperti kota besar."
"Tepat sekali itu pa. Itu kan keahlian Alfi!"
"Aduh ma, pa, aku gak bisa. Aku ada urusan ni."
"Jam berapa emang urusanmu itu?" Tanya Usman.
"Pagi ni lah pa!"
"Yaudah urusan perbaikan jalan itu nanti sekitar jam sepuluh."
"Aduh papa!"
"Udah papa gak mau tahu. Ayo kita berangkat sekarang. Kamu antar papa ke tempat Pak Yoman."
"Hei Vikram! Doain aku ya. Aku masuk dulu!" Ujar Radit masuk ke ruang sidang.
"Ya Radit!"
Vikram duduk di lantai berdempetan dengan orang-orang yang juga mendukung teman mereka masing-masing. Ia sampai saat itu juga termenung. Pikirannya masih kepada mantan kekasihnya itu. Ia menyalahkan dirinya karena tak mempedulikan Debi ketika itu. Orang-orang disekitarnya berbicara kuat-kuat karena dosen mereka sangat pintar dalam bertanya mengenai skripsi mereka masing-masing.
"Vikram! Si Radit mana?"
Vikram tak menjawab.
"Kenapa nih anak? Berkhayal atau bagaimana?" Gumam Alfi.
"Woi Vikram?" Teriak Alfi ke telinga Vikram.
"Ma-af kan aku Debi!" Jawabnya tersentak.
"Hah? Sadar woi! Aku Alfi," ucap Alfi yang melihatnya kebingungan.
Vikram tak menatap Alfi. Dia berjalan lurus dan tak sengaja menyenggol bahu Alfi. Dia terus berjalan tanpa menoleh. Alfi keheranan. Ia pun bingung harus menanti Radit dimana karena ia tak tahu ruangannya.
"Ada apa sama anak itu? Dia memanggil nama Debi padaku. Itu artinya dia sedang memikirkan mantannya. Wah gila tu anak. Cintanya luar biasa!" Alfi masih memperhatikannya dari kejauhan yang berjalan lurus hingga keluar dari Fakultas Teknik.
"Gila…
Shizuka Perempuan Tabah
Tak Bisa Melupakan Mu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments