"Argh.. Sakit..." teriak Zanna dan Abel bersamaan. Lalu kemudian Di susul dengan Rama dan Galieh yang juga sama-sama merintih kesakitan. Rena yang belum terlalu jauh dari mereka pun sampai berbalik dan kembali. Rena menghampiri mereka dan bertanya,
"Kok bisa semuanya jadi kesakitan gini? Why? Rangga, lu juga sakit perut?" tanya Rena memastikan apakah Rangga juga merasakan yang sama tapi di tahan dia.
"Gue aman, nggak lagi sakit perut kayak mereka."
"Sakitnya tuh nggak kayak biasa, sakit banget woy.. Argh..." ucap Zanna.
"Rangga, kita anterin mereka ke rumah sakit terdekat.." ajak Rena pada Rangga yang langsung di iyakan Rangga.
Mereka pun berangkat ke rumah sakit terdekat. Di sepanjang jalan pun mereka seperti berlomba siapa yang paling kencang teriaknya. Rena dan Rangga yang panik pun hanya bisa menenangkan mereka sebisanya. Sesampainya di rumah sakit mereka langsung dilarikan ke IGD. Rena dan Rangga hanya bisa menunggu mereka dari luar saja.
Setelah beberapa menit, dokter pun keluar. Dokter mengatakan bahwa mereka sakit perut di karenakan keracunan suatu makanan. Saat dokter mengatakan keracunan makanan, secara otomatis Rena dan Rangga saling pandang. Mereka tahu kemungkinan besar keracunan nya itu karena makanan yang sore tadi di makan di dalam kelas.
Setelah dokter mengatakan hal itu, beliau juga menganjurkan agar mereka bisa menginap satu hari satu malam di rumah sakit. Rena dan Rangga pun secara bersamaan menyetujui itu. Sebelum dokter pergi, beliau memberikan resep obat yang harus di tebus di apotik rumah sakit.
Rena pun menawarkan diri agar dia saja yang membeli obatnya, sekalian dia ingin menelepon Allan, dia mau izin bahwa hari ini dia tidak bisa pulang tepat waktu.
Rangga pun menyetujui dan dia memilih untuk masuk ke dalam ruangan IGD. Setelah dia masuk, semua teman-teman dia sekaligus Zanna dan Abel pun hanya bisa diam. Mereka tahu bahwa raut wajah Rangga saat ini cukup dingin. Dari tatapan wajah Rangga pun, mereka tahu pasti bahwa dia akan segera marah…
Cold CEO & Cute Girl
Rumah Sakit(1)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments