Sinar matahari pagi ini sudah berhasil menampakkan dirinya. Allan mengernyitkan matanya karena hal itu. Perlahan dia mulai membuka matanya, namun penampakan yang dia lihat di depannya berhasil membuat dia tidak merasakan kantuk lagi. Dia pun mencoba untuk memeriksa apakah dia tidur di salah tempat?
"Ini kamar Rena, tapi kok anak-anak bisa tidur disini?" ucap Allan terkejut dengan apa yang dia lihat.
Alea dan Ian yang masih tertidur pulas pun hanya menggerakkan badan, mendengar apa yang dikatakan papa mereka. Hanya Rena yang tahu apa yang terjadi semalam. Namun karena tadi malam tidur Rena sedikit terganggu, dia pun belum terbangun dari tidur. Sampai kemudian Allan pun mencoba menggerakkan badan Rena.
"Sayang bangun, kamu harus jelasin apa yang terjadi semalam ke aku.." ucap Allan sambil menggoyangkan badan Rena.
Rena adalah tipe seseorang yang mudah dibangunkan saat tidur. Setelah mendapat sedikit goyangan dari kak Allan, Rena pun terbangun. Masih dengan keadaan malas untuk membuka mata dia bertanya pada kak Allan.
"Kenapa kak?" ucap Rena masih dengan suara parau nya.
"Kamu harus jelasin apa yang semalam terjadi, kenapa anak-anak ada di kamar kita?" jawab Allan sambil menatap Rena dengan ekspresi kesalnya.
Rena pun segera merubah posisinya, dari terbaring menjadi duduk. Setelah itu, dia mengambil segelas air putih yang ada di sampingnya dan kemudian meminumnya. Rena memang sengaja membiarkan kak Allan bertanya-tanya tentang apa yang terjadi. Dia tetap melakukan kebiasaan paginya seperti biasa. Setelah itu dia langsung menjawab pertanyaan kak Allan.
"Semalam sus Rini ketuk pintu kita, dia bilang anak-anak menangis dan ingin tidur sama kita. Yasudah aku setujui, apalagi sudah cukup malam. Mereka harus segera tidur.." jelas Rena.
"Kenapa kamu nggak bangunin aku?" tanya Allan masih dengan perasaan kesalnya.
"Kan kakak udah tidur. Keliatan banget kalau kakak udah capek, di jalankan semuanya tidur kecuali kakak sama pak Didit. Yaudah nggak perlu bangunin kakak, lagian Ren…
Cold CEO & Cute Girl
Serangkaian Hal Pagi Ini
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments