Zanna cukup terkejut dengan notifikasi yang baru saja masuk di hp Rena. Dia tidak mungkin salah mengira bahwa hp yang baru saja ada notifikasi bukan hp Rena. Dilihat dari wallpaper nya saja sudah jelas ini hp Rena. Wallpaper foto langit pertama diawal masuk kuliah yang tidak pernah dia ganti.
'Kakak dengan tambahan emoticon hati?'
'Apa jangan-jangan ini nomor Gilang yang udah di ganti nama sama Rena?'
'Plot twist banget, kenapa dia bisa sembunyikan hal ini?'
'Ini kan bukan hal memalukan?'
'Apalagi yang udah lu sembunyiin dari kita Ren?'
Beberapa pertanyaan itu langsung berputar di atas kepala Zanna. Hingga dia tidak sengaja mengabaikan Rangga yang sedang mengajak mengobrol dia. Zanna masih terpaku diam dan tidak bergeming sama sekali. Lalu saat kembali menemui kemacetan, Rangga pun menoleh kebelakang sebentar dan melempar permen yang ada di dasbor ke arah Zanna. Lemparan ini berhasil membuat Zanna kembali sadar dari lamunannya. Lalu dia pun mengungkapkan rasa kesalnya pada Rangga.
"Anjir, kenapa permen lu lempar ke arah gue sih? Apa nyetir masih kurang ya buat lu lakuin sekarang? Sakit tau jidat gue!" ucap Zanna sambil mengusap dahinya.
"Astaga, cuman permen kecil aja masa sampe sakit kayak dilempar batu. Lagian salah lu sendiri, kanan kiri kita tuh hutan, bisa nggak lu nggak bengong disini!" jawab Rangga sambil menjalankan mobil perlahan.
"Suka-suka gue lah, kenapa lu jadi ikut campur deh.." jawab Zanna.
"Daripada bengong nih ya, lebih baik lu tidur kayak yang lainnya. Terus ntar kalau udah sampe pasti gue bangunin. Tenang aja, nggak akan di tinggal di mobil sendiri kok.." ucap Rangga sambil sedikit tersenyum.
'Kenapa gue baru sadar kalau lu itu ganteng ya Rang? Liat senyuman langka lu ini buat gue nggak mau kehilangan waktu buat pandangi lu terus..' batin Zanna sambil melirik ke arah kaca tengah.
"Astaga gue mikir apaan sih anjir. Ngaco banget sumpah.." gerutu Zanna dengan nada lirih.
"Lu ngomong apaan Zan? Kalau ngomong yang keras anjir, gue nggak nggak denger."…
Cold CEO & Cute Girl
Miss You Too
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments