Cahaya mentari pagi yang menerobos melewati celah ventilasi kamar membuat Arini menggeliat dan terjaga dari lelapnya.
Setelah salat Subuh perempuan berusia dua puluh enam tahun itu memilih untuk memejamkan matanya kembali karena sejak semalam ia nyaris tak bisa tidur barang sekejap pun. Mual, muntah, disertai pusing di kepala membuat Arini harus bolak-balik menuju kamar mandi.
Melihat istrinya tertidur pulas dari bakda Subuh tadi Malik, sang suami memilih berkutat di dapur menyiapkan sarapan untuk mereka berdua.
Usai sarapan Malik mengajak sang istri ke tempat bidan praktek terdekat. Karena lelaki itu mencurigai istrinya bukan sedang sakit biasa. Tidak sampai sepuluh menit mereka sudah berada di depan rumah bidan desa.
Beberapa menit menunggu antrian terdengar nama Arini dipanggil dan dipersilakan memasuki ruang periksa. Bidan senior itu menanyakan apa saja keluhan yang dirasakan. Setelah mendengar semua keluhan yang diceritakan oleh Arini secara detail. Bu Bidan tersenyum tipis seraya bertanya, "Tanggal berapa waktu bulan kemarin dapet hari pertama haid terakhir?"
"Maaf, Bu, maksudnya gimana, ya? Kening Arini mengernyit pertanda belum paham dengan pertanyaan yang diajukan oleh Bu bidan barusan.
"Terakhir si Neng dapet haid kapan? Tanggal berapa? Bu bidan mengulang pertanyaannya.
"Terakhir dapet haid tanggal 29 Juni, Bu, tanggal 5 Juli saya nikah." Arini menandaskan.
"Berarti seminggu sebelum acara akad nikah, ya, Neng, hari pertama haid terakhirnya?" tanya Bu bidan memastikan.
"Iya, Bu, betul. Bahkan waktu acara akad nikah itu saya masih dalam keadaan haid" jawab wanita berhijab hitam itu gamblang.
Bu bidan lalu menyuruh Arini menuju kamar mandi untuk buang air kecil dan menampungnya menggunakan mangkuk. Serta meminta urine dibawa ke ruang periksa untuk ditespack menggunakan alat deteksi kehamilan.
Arini mematuhi semua intruksi dari Bu bidan. Walaupun hatinya sedikit merasa risih karena harus buang air kecil sambil ditampung menggunakan benda kecil itu.
"Maaf, Bu,…
Wanita-Wanita Pilihan
Fitnah Pembawa Petaka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 32 Episodes
Comments