"Res,,, aku laper" keluh Arum
"sama Rum, tapi gimana lagi? Kita cari tempat tinggal dulu ya, keburu malem" jawab Ares
Arum mendengkus kesal tapi ya gimana lagi, ucapan Ares benar "tapi beneran ngga kuat, Res. Lemes" lirihnya
"sabar ya, kalau udah nemu tempat tinggal, aku cariin makan" balas Ares
Bugh
"Rum,,," panggil Ares panik
Arum jatuh terduduk ditanah. Rasanya tenaganya terkuras habis, hari juga udah mau malam. Dari kemarin mereka tidan sempat makan.
Ares menatap Arum dengan tatapan iba, Arum terlihat tersiksa sekali. Apalagi dalam tubuh Arum bersemayam dua jiwa lain, pastinya tenaga Arum bisa cepat terkuras.
"lemes, Res" keluh Arum
Ares mengangguk paham. Ares berjongkok didepan Arum, dan meminta Arum naik ke punggungnya. Andaikan Arum udah baikan, pasti seneng banget itu digendong ayang crush.
Arum memeluk leher Ares dan mencium punggung Ares tanpa pemuda itu sadari. Arum menyandarkan kepalanya dengan manja pada Ares, kapan lagi dia begini? Jadi makin sayang.
Ares berjalan tanpa lelah sambil menggendong Arum dipunggungnya. Ares berkeliling desa, berharap ada yang memberikan mereka bantuan atau sekedar memberitahu jalan keluar dari desa. Tapi semua sia-sia, tak ada orang disini. Benar-benar desa mati.
Ares berhenti dipinggir hutan. Dengan perlahan, Ares menurunkan Arum yang semakin lemas tak berdaya.
"tunggu bentar ya, aku cari sesuatu yang bisa dimakan" ucap Ares
Arum hanya tersenyum mengiyakan, tenaganya benar-benar habis. Bahkan untuk mengangguk atau menjawab Ares saja rasanya tidak sanggup. Mungkin tubuhnya sedang menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.
Tak lama kemudian, Ares kembali dengan beberapa batang kayu dan dua ekor ikan hasil tangkapannya disungai. Arum menatap Ares dengan mata berbinar, ia tak sabar ingin makan.
"sabar, Rum. Baru mau aku bakar" goda Ares yang melihat Arum hampir ngiler
pipi Arum memerah karena malu ketahuan ngiler ngebayangin ikan bakar, apalagi makannya berdua dengan pujaan hati. Ternyata nyasar gini ada enaknya juga ya, Eh…
Selendang Merah
7.butuh Istirahat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 47 Episodes
Comments