Flashback on
Seorang perempuan yang sangat cantik jelita tengah asik bernyanyi sambil mencuci baju disungai. dialah Rahayu Nur Jaripah, remaja 17 tahun yang berprofesi sebagai penari sejak masih anak-anak.
Rahayu adalah anak yatim piatu yang memiliki satu adik laki-laki. Adik laki-laki yang jarak usianya hanya beda satu tahun bernama Yudistira Prakoso.
Mereka hidup sederhana didesa pelosok. Desa yang terkenal dengan julukan desa terkutuk. konon katanya jika orang asing yang masuk ke dalam desa ini, mereka akan meninggal secara tragis.
Rahayu sendiri tidak peduli dengan tanggapan orang luar tentang desanya, toh Rahayu juga tidak percaya dengan hal-hal yang berbau mistis. Setelah mencuci baju, Rahayu melepas Selendang yang selalu dia pakai. Selendang merah, Semerah darah.
Rahayu mencuci Selendang itu dengan sangat hati-hati, selain karena Selendang itu adalah hadiah dari orangtuanya, Selendang itu juga mahal. Bagi kaum bawah seperti Rahayu, membeli Selendang baru lima tahun sekali saja sudah sangat wah.
Setelah dipastikan selendangnya bersih, Rahayu mengangkat cuciannya hendak pulang ke rumah. Rahayu menelusuri jalanan hutan yang licin karena hujan.
bugh
Rahayu menjatuhkan cuciannya saat melihat seseorang jatuh dari atas pohon. Rahayu berlari mendekati orang yang tampak kesakitan.
"kang, riko heng apu-apuo?" (mas, kamu tidak apa-apa?) tanya Rahayu membantu pria tampan itu bangkit
"suon" (makasih) balas orang itu menundukkan kepalanya
"iyo, ayo nang umah hun olong, tangan riko tatu" (iya, ayo ke rumahku dulu, tanganmu luka) ucap Rahayu
Pria itu mendongak dan tatapannya beradu dengan tatapan Rahayu. Sejenak tatapan mereka terkunci, jantung Rahayu seperti tersengat listrik saat mereka saling tatap begini.
Mereka sama-sama tertunduk malu dan salah tingkah. Akhirnya Rahayu membawa pria asing itu ke rumahnya untuk diobati. Pergelangan tangan pria itu memar, sepertinya kena pohon.
Dengan telaten Rahayu mengompres pergelangan tangan kekar itu, sesekali juga si pria meringis k…
Selendang Merah
15.Flashback
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 47 Episodes
Comments