Zaka membawa kedua manusia itu ke istananya yang berada ditengah-tengah hutan.
Arum menatap kagum pada bangunan megah didepannya ini, sangat indah.
Bangunan raksasa menyerupai istana negeri dongeng yang pernah dia baca. Bangunannya megah, berwarna putih bersih. Walaupun berada ditengah hutan, bangunan itu Tampa asri dan terawat.
Arum maupun Ares sama-sama berdecak kagum dengan interior kastil milik Zaka. Benar-benar mengagumkan.
"itu rumahmu?" tanya Arum masih melongo karena kagum
Zaka mengangguk "ayo turun, kita sebentar lagi akan sampai ke desa"
Arum dan Ares mengangguk. Awalnya kalau dilihat sekilas sepertinya mereka sudah dekat, tapi siapa sangka ternyata mereka berjalan sangat jauh. Kaki Arum rasanya pegal sekali.
Setelah menempuh perjalanan jauh, Arum kembali menganga melihat istana yang semakin dekat semakin indah.
"sudah sampai?" tanya Arum
"belum, kita baru melewati separuh perjalanan" jawab Zaka
"tapi ini sudah dekat" sangkal Arum
Zaka tersenyum manis "memang, tapi kita tidak bisa langsung ke sana, harus lewat desa"
"kenapa?" tanya Arum
"lihatlah ke bawah"
Glek
Arum menelan ludah kasar saat ia menengok ke bawah dan mendapati jurang yang sangat dalam. berarti mereka harus berjalan memutari untuk sampai ke jembatan yang tembus ke desa, tidak mungkinkan mereka melompati jurang yang lumayan lebar ini.
'Njirr, dalam dan lebar, mana bisa kita lompat ,Emangnya kita kera apa ya, ehh tapikan Zaka emang kera. Eh Kera apa monyet si? sama ajalah' batin Arum
"Arum, ayo" ajak Zaka
"eh iya" jawab Arum gugup
Ares memandang tak suka dengan kedekatan Arum dan Zaka, bukannya apa tapi Ares tidak mau Arum nyaman dengan pria jadi-jadian. Membayangkan saja sudah ngeri.
Arum dan Zaka berjalan beriringan, sedangkan Ares membuntuti mereka dari belakang. Benar-benar menyebalkan, pikir Ares.
"sampai didesa, selamat datang Arum" ucap Ares saat mereka sampai didesa
"waww" Arum hanya mampu menatap kagum pada desa ini, bukan seperti desa dirumahnya yang sepi, desa ini justru ter…
Selendang Merah
10.Kastil putih
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 47 Episodes
Comments