Kartika keluar dari kelasnya bersama Kayla menuju parkiran. Kayla akan mengantar Kartika ke kantor Zaida seperti biasanya.
Kartika tau saat ini temanya itu sudah menjadi mata-mata suaminya. Kayla diminta untuk menjadi pengawal Kartika dari pria yang mendekatinya seperti Abrar dan yang lainnya.
Seperti hari ini, beberapa kali Abrar mencoba mendekati Kartika, namun Kayla selalu mengajaknya pergi.
"Tika" panggil Abrar ketika mereka berdua sampai di parkiran.
"Saya mau ngomong sama kamu sebentar saja. Please, saya tau kamu menghindari saya. Tapi kasih saya waktu sebentar gak lama." pinta Abrar dengan wajah memohon.
"Bapak mau ngomong apa? Ngomong aja pak, saya gak melarang kok." kata Kartika
"Di sana ya Ka, sebentar aja." Abrar menunjuk bangku di bawah pohon dekat parkiran yang kosong itu. Kartika pun mengangguk.
"Kak??" Kayla menahan Kartika
"Sebentar aja kok." kata Kartika tersenyum lalu mengikuti Abrar.
"Bapak mau ngomong apa?" kata Kartika
"Kamu lagi hamil ya Ka?" tanya Abrar padanya dengan tatapan ke arah perut Kartika yang menonjol itu.
"Iya pak, kembar. Makanya kelihatan besar." kata Kartini sambil tersenyum. Tangannya mengelus lembut perutnya yang mulai terlihat menonjol itu.
Abrar memandangi Kartika dengan takjub, wanita itu semakin cantik. Seandainya Kartika saat ini hamil anaknya tentu dia akan sangat bahagia.
"Kamu baik-baik aja kan Ka? Apa kamu bahagia?" tanya Abrar lagi
Kartika hanya mengangguk sebagai jawaban pertanyaan dari Abrar.
"Ka, apa kamu tau siapa Darrel dan bagaimana dia dulu?" tanya Zaidan.
Kartika mengerutkan keningnya, dosennya ini ternyata mengenal suaminya.
"Bapak kenal suami saya?" tanya Kartika heran. Zaidan pun mengangguk.
"Kami dulu satu kampus, dia senior saya. Waktu itu saya masih baru seperti kamu saat ini. Sedangkan dia sudah di tingkat akhir dan akan sebentar lagi selesai. Dia sangat populer di kampus kami, ya taulah selain tampan dia juga dari keluarga kelas atas. Banyak perempuan yang rela menjadi mainannya saat itu. Dan diantar…
Cahaya Cinta Kartika
Apa Yang Kau Harapkan?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 100 Episodes
Comments