"Sayang, kamu kenal sama laki-laki berambut sepertinya Tintin itu?" tanya Edward pada Sandra
Sandra pun tertawa geli mendengar julukan Edward pada Abrar.
"Dia dosen aku, lagi dekat sama Kayla. Dasar laki-laki kurang ajar, enak sekali dia memanfaatkan perasaan Kayla. Si Kayla juga bego banget, kok masih mau nerima laki-laki macam dia." kata Sandra yang malah mengomel panjang lebar.
"Iya, cuma kamu saja yang pintar bisa mendapatkan suami yang baik dan kaya seperti aku." kata Edward sambil mengedipkan matanya pada istri yang baru saja dinikahinya
Sandra bergidik geli melihat kelakuan lelaki yang baru saja menikahinya itu.
Nasib buru apa yang menimpanya sampai harus menikah dengan lelaki seperti Edward.
Meskipun Edward lelaki tampan dan juga kaya raya, namun tak membuat Sandra langsung luluh.
Dia tau Edward adalah musuh perusahaan tempatnya bekerja. Bagi Sandra yang memiliki rasa loyalitas yang tinggi bagi perusahaan, pernikahannya dengan Edward adalah suatu penghianatan. Makanya Sandra merasa sangat kesal.
Apalagi tadi saat melihat Romi dan asistennya Edward saling menatap tak suka. Seolah-olah di mata mereka masing-masing saling mengeluarkan laser mematikan.
Satu persatu tamu pun pulang, orang tua Zaidan dan Kartika pun pulang karena ingin segera melihat cucu mereka yang sudah mulai aktif merangkak itu.
"Sayang, kamu kenapa? Kamu sakit lagi?" Edward khawatir saat melihat Sandra mulai kambuh lagi sakit ketempelan nya.
"Stop, jangan dekat-dekat, segitu saja batas kita." kata Sandra pada Edward yang ingin mendekatinya.
Sandra tak mau goyah saat Edward mendekatinya lalu akan luluh karena sentuhan lelaki itu.
Sudah cukup kebodohan yang dilakukannya membuatnya semua orang salah paham dan akhirnya dia dan Edward harus menikah
"Sayang, kenapa begitu? Aku suami kamu kenapa kamu malah membuat batasan seperti itu?" tanya Edward dengan kesal
Dia tak suka Sandra menjaga jarak dengannya.
"Nggak apa-apa, cuma saya risih saja kalau terlalu dekat sama, bapak." kata Sandra
"Bapak? Ken…
Cahaya Cinta Kartika
Abrar, Si Saksi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 100 Episodes
Comments