drrrrrttttt
drrrrtttttt
Johan mengerjapkan matanya merasakan getaran ponsel, ia meraba sekeliling tempat tidurnya, dengan mata yang masih malas terbuka Johan mengangkat panggilan itu. “Hallo,” sapa Johan.
“gue denger dari Dirly katanya hari ini lo nggak masuk lagi?” sembur Alvian di ujung telepon.
“iya, kenapa emang?” tanya Johan masih malas membuka matanya.
“kenapa nggak masuk?” sahut Alvian.
“hm,” gumam Johan malas mennggapi.
“hari ini gue perlu bahas masalah di gudang delapan, lo beneran gak bisa masuk?” tanya Alvian membuat Johan mengerutkan kening.
“ada masalah apa?” tanya Johan lalu duduk dan memaksa matanya terbuka, ia memperhatikan jam di ponsel. Hampir jam tujuh.
“datanya udah gue kirim ke email lo, tapi ada beberapa hal yang mesti gue omongin langsung, terlalu bahaya kalau kita bicara di telpon,” tukas Alvian membuat Johan tersadar, ini cukup serius.
“sebentar, nanti gue telpon lagi,” ujar Johan lalu menutup telepon. Ia langsung menggapai telepon kamar itu untuk menghubungi resepsionis.
“ya, saya dari kamar tiga tiga tujuh. Minta tolong untuk sarapannya di bawa ke kamar saja, nanti di jadikan satu dengan kamar tiga tiga lima,” tukas Johan setelah panggilan tersambung, “baik, saya tunggu di kamar tiga tiga lima, terimakasih.”
Johan langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, pikirannya saat ini bercabang. Ia belum melihat data yang dikirim Alvian, tapi intuisinya mengatakan bahwa kasus penyelundupan bahan baku beberapa bulan yang lalu terulang, dan jika kasus ini sampai keluar bisa jadi akan mempengaruhi pasar mereka, bahkan bisa mengancam saham perusahaan, ini sangat buruk untuk tendernya.
###
Aira berfokus dengan kotak biru yang baru bisa ia buka setelah dua hari hanya diam di dalam tasnya, dia masih belum sepenuhnya mengerti tapi juga tidak bisa mengabaikan begitu saja. Ada beberapa lipatan kertas yang Aira yakini itu surat dari Natasha, beberapa foto dengan wajah ceria Natasha dan senyum kaku Aira. “seorang Aira bahkan seaneh ini?” gumam Aira…
SEMUSIM
Gerbang Yang Mulai Terbuka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments