"Lho? Ini kan jalan ke rumah Abang?" tanya Deasy yang baru menyadari mereka menuju rumah Moses.
"Memang! Kita kan harus bawa baju ganti untuk Bi Sari, Des! Lagi pula, dompet Abang ketinggalan di meja kerja. Tolong nanti ambilkan ya! Abang mau ambil baju-baju Bi Sari di kamarnya."
Deasy hanya mengangguk, kemudian tengelam lagi dengan ponsel ditangannya. Gadis itu membalas chat Thalita. Deasy memang mengirim pesan pada sahabatnya itu karena Tante Hesti tak kunjung membaca pesannya.
"Sudah pamit?" tanya Moses kemudian.
"Sudah. Deasy bilang ke Tante Hesti kalau mau pulang ke rumah."
Sekali lagi Moses tersenyum licik. Gadis muda yang duduk di sebelahnya ini memang terlalu lugu. Dengan begitu, Moses bisa menjebaknya dengan mudah. Dia mempunyai sebuah rencana untuk Deasy.
Karena Moses ngebut, mereka tiba di rumah bergaya Belanda itu dengan cepat. Pemuda itu memarkir mobilnya di pinggir jalan, tidak membawanya masuk ke halaman.
"Yuk, Des! Kita harus cepet! Kasihan Bi Sari kalau sendirian lama-lama," perintah Moses.
Keduanya bergegas masuk ke dalam rumah. Deasy tidak menyadari ada yang aneh, pintu gerbang dan pintu rumah Moses tidak terkunci seperti biasanya.
"Kamu langsung ke atas, ya! Ambil dompet Abang sekaligus tas pinggangnya di meja kerja!" seru Moses sambil berlari ke arah dapur.
Deasy segera berlari ke atas, ke kamar Moses. Tanpa disadari gadis itu, Moses berbalik. Setelah memastikan Deasy masuk ke kamar, Moses berjalan menuju kamarnya, kemudian mengunci pintu diam-diam.
Deasy yang tidak menyadari pintu sudah terkunci, bergegas menuju meja kerja Moses dan mencari dompet serta tas pinggang pemuda itu.
"Dimana sih taruhnya? Katanya di meja, tapi kok gak ada sih? Masa Bang Moses mau nge-prank aku?" gerutu Deasy sambil mulai membuka laci.
Cukup lama gadis itu mencari. Semua laci sudah dia buka, tetapi dompet dan tas Moses belum dia temukan. Deasy baru menyadari, laptop di meja Moses dalam keadaan menyala. Video Deasy yang terekam bagian punggung, terpampang di sana.
"Shi…
Tragedi Bunga Lily
Part 67
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments
adi_nata
kacanya masih bisa dipecahkan
2025-05-23
0
FiaNasa
mampus mmpuslah kau Desy,,kapok lo
2024-02-04
0