Hari baru saja gelap. Semua tamu sudah disediakan tempat masing-masing. Termasuk Ki Bandawa alias Adijaya tua bersama Asmarini. Mereka baru saja menghabiskan santapan yang dikirim oleh pelayan.
"Ini seperti di istana." Asmarini teringat sewaktu masih tinggal di kawasan istana.
"Mungkin sebenarnya inilah istananya," duga Ki Bandawa. Dia langsung mengenakan pakaian penyamaran kembali setelah membersihkan badan.
"Entahlah, kita lihat nanti,"
"Eh, Dinda. Tahukah kau, sebenarnya Suta Wingit itu bukan menyelamatkan kita?"
"Maksud Kakang bagaimana?"
"Dia tahu Dinda mampu mengatasi lima perampok itu, maka dia segera turun tangan seolah-olah menolong,"
Asmarini memegang dagunya mencerna penjelasan yang diutarakan Adijaya. Bola matanya berputar.
"Jadi maksud Kakang mereka cuma sandiwara?"
Adijaya mengangguk tegas lalu meneguk air putih dalam gelas bambu.
Dalam pikiran Asmarini menduga, sebelumya mereka telah diawasi oleh Suta Wingit. Dengan mengendarai kereta yang besar, maka pasti Suta Wingit menyangka mereka orang kaya.
Kemudian menyusun sandiwara perampokan. Tujuannya jelas untuk menarik Adijaya atau Ki Bandawa untuk bergabung dengan kerajaan baru.
"Dan sebentar lagi, Suta Wingit akan mengunjungi Dinda,"
"Aku? Buat apa?"
"Lihat saja!"
Benar saja baru saja selesai berkata, terdengar pintu ruangan ada yang mengetuk.
Asmarini melihat perubahan raut muka Adijaya walau tertutup penyamaran. Bisa dilihat jelas dari sorot matanya.
"Temuilah!" Adijaya memalingkan muka.
Sejenak gadis ini ragu. Dia tahu kekasihnya ini cemburu. Dia jadi merasa tak enak hati. Tapi bagaimana kalau tidak ditemui? Nanti akan dianggap tamu yang tak sopan.
"Tapi Kakang harus percaya, cintaku hanya untukmu!"
Cup!
Asmarini mencium pipi Adijaya tua sebelum bergegas ke ruang depan. Ruang yang mereka tempati seperti rumah kecil. Ada ruang tamu, dua kamar tidur dan kamar mandi. Walaupun kecil tapi terkesan mewah.
Benar juga yang datang berkunjung sesuai dugaan Adijaya. Suta Wingit.
"Selamat malam Asmarini!" sapa…
Pendekar Payung Terbang
Penyusup
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 211 Episodes
Comments
Asep Dki
korban pertama..😡😡😡😡
2021-01-15
1
yulianti
ampun
2020-10-28
1
🎯Pak Guru📝📶
kayak Tutur tinular
2020-09-02
3