Pesta pernikahan di kediaman patih akan berlangsung hingga tujuh hari. Kesempatan ini digunakan Cakra Diwangsa untuk menemui maharaja Wisnuwarman yang sedang sowan ke Indraprahasta.
Sampai di sana Cakra Diwangsa melaporkan apa yang menimpa Adijaya. Hal ini membuat sang Maharaja tergugah hatinya. Dia memang sudah mengirim mentri untuk mewakilinya.
Tapi demi mendengar tentang Adijaya, akhirnya dia memutuskan untuk mendatangi Wanagiri. Tepat di hari ke tujuh. Sore hari ketika pesta hampir usai. Maharaja Wisnuwarman tiba langsung ke kediaman patih diantar langsung oleh raja Wanagiri.
Tentu saja patih Ragadenta gembira tiada tara dengan kedatangan maharaja. Namun, dia tidak tahu maksud kedatangannya.
"Hamba menghaturkan beribu-ribu terima kasih atas kesediaan Paduka Maharaja menghadiri acara pernikahan putri hamba,"
"Aku ke sini untuk menghukum kamu!" tukas maharaja.
Sang patih langsung pucat. Semua yang mendengarkan terdiam dengan perasaan berdebar. Apa yang membuat maharaja tersinggung? Semua menantikan. Sang patih kini berlutut dengan kepala menunduk. Bahkan semua yang ada di situ juga bersimpuh dan menunduk.
"Kau telah merendahkan martabat temanku!"
"Si.. si.. siapa maksud paduka?" tanya sang patih memberanikan diri walau dengan suara gemetar, tapi tak berani mengangkat wajahnya.
"Kau tahu dia seorang pendekar, tapi karena keangkuhan dan keserakahanmu, kau tega menghinanya. Tahukah kau, dia telah berjasa terhadap Tarumanagara.
"Dia telah melumpuhkan Ganggasara, orang yang paling berbahaya di negeri ini. Pertama Ganggasara mendompleng pada pemberontakan Cakrawarman. Kedua dia mendalangi fitnah yang menimpa prabu Satyaguna.
Dan terakhir dia berani mendirikan kerajaan baru tanpa seijinku. Semuanya digagalkan oleh temanku yang kau hina itu. Bahkan tanpa merasa berdosa kau mengambil miliknya!"
Patih Ragadenta semakin gemetar, keringat bercucuran di dahinya. Dia mulai menebak siapa yang dimaksud maharaja. Tidak disangka perbuatannya telah menyinggung sang penguasa Tarumana…
Pendekar Payung Terbang
Pembalasan Untuk Sang Patih
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 211 Episodes
Comments
Mat Grobak
Harus lebih sakti lg adi jaya
2022-06-08
0
Zakireksi Reksi
ieumah ceritanya membual wae..katanya udah sakti sakitu wae teu bs nulungan..lmn kn pencabulan paling gesit .
2021-02-03
3
Asep Dki
tewaakkk tah pembunuh..😁😁😁
2021-01-15
3