"Jangan salahkan aku untuk apa yang menimpamu." Maryam berusaha membela diri. Maklum saja, ia tidak ingin di salahkan untuk hal tidak berguna.
"Jika kau tidak mendekat, aku tidak akan terkejut apa lagi sampai bertindak bar-bar." Sambung Maryam lagi. Ia tidak menyesal melihat Danish kesakitan. Kecewa yang memenuhi rongga dadanya untuk pria itu telah mengikis habis sikap belas kasihnya, jadi jangan salahkan Maryam untuk sikap kasarnya.
"Di rumahmu, kau mungkin adalah rajanya. Tapi di sini berbeda, ini rumahku dan aku tidak ingin terlibat denganmu. Kau mau protes? Silahkan!" Maryam terus-menerus mengulangi ucapannya, di bandingkan dengan perlakuan kasar Danish padanya, itu bukan apa-apa. Perlahan Maryam mulai bangun dari ranjang, ia menyebikkan bibirnya tanpa perduli kalau pria di depannya menahan nyeri di pergelangan tangannya.
Siapa yang perduli! Itulah yang Maryam pikirkan untuk sesaat, namun di detik selanjutnya ia mulai mengambil kotak obat. Ini bukan tentang sikap plin-plan, hanya saja kekesalannya tidak bisa membunuh jiwa baik yang sudah tertanam di hatinya. Itulah sebabnya, walau kesal Maryam tetap melakukan tugasnya, bukan sebagai istri yang baik, melainkan menjadi manusia yang baik.
"Kenapa kau selalu terlibat dalam urusan seperti ini denganku?"
"Kemarin kaki, dan sekarang tangan!"
"Jangan bilang kau sengaja melakukannya hanya untuk menarik perhatianku?"
"Jangan bilang kau sudah jatuh cinta padaku?" Maryam terus mengoceh, ia menatap netra teduh Danish, mencoba mencari jawaban di sana. Bukan jawaban yang ia dapatkan, melainkan hatinya kembali berdetak cepat dan hanya untuk sesaat. Sementara itu, Danish yang di tatap hanya bisa tersenyum tipis.
"Jangan bermimpi."
"Gadis sepertimu bukan tipe ku." Celetuk Danish santai, ia mendorong kepala Maryam dengan jari telunjuknya, membuat Maryam sontak menepuk lengan Danish yang sejatinya nyeri sejak tadi.
"Auu!" Danish menjerit, tepukkan Maryam di lengannya berhasil membuatnya menggigit bibir bawahnya.
Ternyata si kejam…
My Smart Hater
Tak Ingin Di Sofa! (Danish)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments