Berkumpul bersama keluarga memang selalu menyenangkan. Terkadang, duka selalu menghampiri walau tidak di inginkan. Kau tahu apa yang lebih besar di banding duka itu sendiri? Jawabannya, berkumpul bersama keluarga untuk saling menguatkan. Inilah alasannya saat dunia tak seindah surga, kembali kerumah dan berkumpul dengan orang tercinta selalu menjadi penawar bagi hati yang sedang bimbang atau pun merasakan kesedihan mendalam.
"Sunaina, aku yakin dia wanita yang cantik. Jika kau punya kekasih, kenapa kau memilih neraka ini?" Maryam memulai percakapan karena ia masih penasaran.
"Sama seperti ku yang yakin tidak akan pernah bahagia denganmu, kamu pun pasti merasakan hal yang sama. Jadi, mari kita akhiri semua ini sebelum semuanya menjadi semakin tak terkendali!" Maryam yang duduk di ranjang, untuk kesekian kalinya mengungkapkan ketidaksukaannya pada sosok menyebalkan yang sedang bergelut dengan ponselnya itu. Ia tidak suka berada di bawah atap yang sama dengan pria yang di bencinya.
"Dalam hidupmu, kau mungkin mengira semua ini hanya lelucon tak berguna. Namun bagiku, pernikahan adalah tali yang sangat kuat, tali hubungan tempat ku menggantungkan kebahagiaan." Maryam menatap Danish dengan tatapan kecewa, sebesar apa pun kecewanya, pria menyebalkan itu tidak akan pernah memperdulikannya. Di saat pria itu mencampakkan kekasihnya, kemudian menikahi wanita yang di bencinya, bagaimana mungkin pria seperti itu akan memperdulikan musuhnya, musuh tetaplah musuh dan hal itu tidak akan pernah berubah sebanyak apa pun waktu yang di butuhkan.
"Aku masih membencimu, dan setiap kali menatap wajah tidak tahu malu mu selalu membuatku sesak. Kau berkeliaran di dekatku, kau bahkan makan dengan piring yang sama denganku, kau tahu apa yang di pikirkan otak cerdasku?" Maryam menanyai Danish yang terlihat santai masih dengan posisi berbaring di sofa.
"Apa yang kau pikirkan?" Danish yang tadinya berbaring langsung duduk sambil menanyai Maryam.
"Mari akhiri semua ini, ini sangat menjengkelkan…
My Smart Hater
Satu Selimut!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments
susi ridayani
semangat Thor upnya
2024-03-26
0