Uring-uringan.
Itulah yang Danish rasakan.
Sejam yang lalu Danish mendapat laporan dari asistennya kalau wanitanya sedang berduaan dengan pria asing, dan hal itu mulai membuatnya jengkel. Awalnya, ia biasa-biasa saja. Semenit, dua menit, hingga satu jam berlalu, ia baru merasakan seolah ada penjahat yang akan mencuri mainan berharganya, entah kenapa itu mulai membuatnya menahan amarah. Di tambah dengan Danil yang mengatakan kalau pria itu bertingkah sok manis.
"Dasar wanita aneh."
"Dia mengusir Sunaina dengan ucapan ketusnya, dan sekarang ia sendiri yang berduaan dengan pria lain. Haruskah aku mentoleransi semua ini?" Danish bangun dari kursi kebesarannya, ia berjalan ke arah sofa dan mendapati makanan yang Danil bawa untuk Maryam terlihat masih utuh. Danish menebak kalau Maryam belum menyelesaikan makan siangnya saat Sunaina datang dan bertingkah seperti pemeran antagonis yang tersakiti.
"Di mana wanita itu?" Danish berucap sembari menatap arloji yang melingkar di pergelangan tangan kirinya.
"Apa dia masih di kafe sambil tertawa haha-hihi dengan pria itu? Wah, aku benar-benar kesal. Awas saja jika dia berani melakukan itu, ku pastikan akan memotong sayapnya hingga tandas." Danish yang jengkel dengan kesal bangun dari sofa, ia meraih jasnya di sandaran kursi kemudian berjalan menuju pintu untuk menyusul Maryam secepatnya.
Pucuk di cinta ulam pun tiba, Maryam tiba dengan wajah berseri-seri. Gadis anggun itu berjalan pelan sambil tersenyum, ia menatap layar ponselnya. Ia bahkan tidak menyadari Danish sudah berdiri di depannya, atau tepatnya ia tahu pria menyebalkan itu berada di depannya namun ia lebih memilih untuk mengabaikannya.
"Kau..." Danish berteriak, Maryam yang terkejut tanpa sadar melepaskan ponsel yang ada dalam genggamannya.
"Yaa." Maryam balas berteriak, ia menatap Danish hanya untuk sekejab saja. Setelah itu ia berjongkok untuk mengambil ponselnya yang terlihat retak.
"Kau membuat ponselku rusak, tak bisakah kau bicara tanpa berteriak?" Maryam berucap t…
My Smart Hater
Manis!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments