Azan subuh terdengar, Galen baru bangun dari pingsan nya dengan tubuh menggigil. Mengambil hp yang jatuh, Galen berjalan menuruni tangga dengan sesekali bersin. Galen memasuki kamarnya dan mendapati Varo yang baru saja selesai shalat. Varo melihat Galen dari atas hingga bawah, baru kemudian geleng-geleng kepala melihat Galen yang lari-lari mengambil air wudhu berusaha menghindar.
"Dari mana aja Gal?" Tanya Varo setelah Galen keluar dari kamar mandi.
"Ketiduran di rooftop hehe" Galen menunjukkan cengirannya. Baru saja Varo akan menjawab, Galen sudah mendorong Varo pergi keluar kamar.
Galen menunaikan kewajibannya itu dengan cepat, tubuhnya terus meminta untuk di istirahatkan. Selesai shalat Galen menuju almari mencari sweeter tebalnya, baru kemudian keluar berniat membuat minuman hangat.
"Lah napa lagi Lo Gal?" Tanya Varo heran melihat temannya itu berjalan ke dapur dengan sweeter tebalnya.
"Buat minum, lo mau?" Tawar Galen mulai meracik susu untuk dirinya dan Varo yang baru saja mengangguk.
"Lo yang bawa gua yang takut Gal" timpal Varo ketika melihat Galen membawa dua susu dengan tangan bergetar.
"Omong doang ga ada inisiatif bantuin" kesal Galen lalu menjatuhkan tubuhnya disamping Varo.
"Biar lo rasain siapa suruh tidur di rooftop" Varo mulai meminum susu coklat buatan Galen.
"Namanya ketiduran mana tahu gua bangun-bangun dah subuh" Galen menjatuhkan kepalanya di paha Varo, Ia ingin tidur di kamar tapi sepertinya tidak bisa, kakinya begitu lemas untuk berjalan.
"Panas Gal?" Tanya Varo yang dibalas gelengan oleh Galen, tubuhnya memang tidak demam, hanya rasa dingin saja yang begitu kuat.
Varo yang melihat itu mengangguk-angguk lalu lanjut menikmati susu dengan tv didepannya. Membiarkan Galen tidur di pahanya, mereka berdua memang sudah begitu dekat. Kurang lebih enam bulan mereka kenal ini Galen sudah mulai bergantung dengan Varo. Bagi Galen, Varo itu seperti Abangnya mengingat umur Galen yang memang satu tahun lebih muda, dan bagi Varo, Galen itu bukan hanya teman…
Falling In Love
18. Tuhan Sakittt
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 22 Episodes
Comments