Matahari pagi yang lembut sudah mulai menampakkan dirinya beberapa jam yang lalu, hal itu tidak membuat Galen maupun Varo bangun dari tidurnya. Nyatanya.. hari ini adalah hari pertama mereka memasuki kuliah untuk semester dua.
"Varooooo!!!"
Teriakan seorang cewek berhasil membuat kedua mata Varo terbuka, cewek diseberang sana berhasil merusak gendang telinga Varo sepertinya. Tidak lama setelah suara itu kembali terdengar tanpa ada jeda, dan ketika cewek itu mengatakan pukul setengah delapan mata itu sekarang baru benar-benar terbuka. Tanpa mempedulikan apapun cowok itu segera mematikan telepon begitu saja tanpa peduli jika Zora akan marah nantinya.
"Gal bangun Gal udah jam delapan" teriak Varo sembari berlari ke dalam kamar mandi.
"Anj" umpat Galen pelan saat melihat jam.
Dengan gerakan gesit Galen pergi ke kamar mandi dekat dapur karena kamar mandi kamarmya digunakan Varo.
Tidak butuh waktu lama, kedua nya siap bersamaan. Galen segera mengambil kunci yang baru Galen sadari di basement ternyata yang Ia bawa adalah kunci mobilnya. Beruntung jalanan kali ini tidak macet, Varo sudah ketar-ketir tadi.
Salah mereka memang, yang baru tidur subuh tadi. Sudah tahu seharian kemarin mereka ada turnament basket sebagai perwakilan kelas, dari pagi hingga sore bukannya tidur mengistirahatkan diri justru kembali bergadang. Ya.. memang di fakultas mereka memiliki tradisi sebelum memulai perkuliahan akan mengadakan turnament bersama, sekadar pertandingan biasa mengakrabkan diri dan bersenang-senang sebelum besoknya kembali pusing dengan perkuliahan.
Keberuntungan selalu memihak Galen, sepertinya itu sudah tertanam dan benar adanya. Lihatlah sekarang keduanya sudah bisa bernapas lega melihat dosen yang ternyata memundurkan jam setengah jam. Tepat mereka duduk lima menit dosen killer itu juga baru datang memasuki kelas.
Lia dan Zora tertawa geli melihat dua cowok dibelakang mereka yang masih berusaha mengontrol pernapasannya, mereka berlari dari lantai satu hingga lantai tu…
Falling In Love
20. Hari Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 22 Episodes
Comments