" apa ini kenapa aku jadi seperti ini, aromanya sangat kuat di dekat sini " ujar wiliam sambil mengendus ngendus aroma disekitarnya. Lalu ia mendengar suara tangisan seseorang * suara tangisan ?, siapa yang menangis * batin wiliam
Wiliam membuka pintu dan menghampiri asal dari suara tangisan dan aroma darah yang wangi itu. * perempuan? siapa dia? * batin wiliam. Ia mendekati perempuan itu dan ia sangat terkejut kalau aroma darah yang wangi itu berasal dari shenhe.
" Shenhe? " lirih wiliam.
" hiks hiks hiks hiks " tangis shenhe terisak isak . Shenhe sama sekali tidak menyadari kalau wiliam berada di dekatnya.
Wiliam mengeluarkan handphone dari sakunya ia melihat dirinya di depan kaca handphonenya, perlahan dirinya mulai berubah, bola matanya berubah warna menjadi merah dan gigi taringnya mulai keluar.
* Cihhh..gue gak bisa mendekati shenhe dalam kondisi seperti ini , * batin wiliam . Wiliam merasa bingung apa tindakan yang harus ia lakukan, ia tidak bisa berada di dekat shenhe dalam kondisi seperti itu karena ia tidak ingin menyakiti shenhe tapi aroma darah dari shenhe terus menggoda dirinya.
lalu ia melihat shenhe yang terus melukai dirinya sendiri sehingga mengeluarkan banyak darah . Dengan cepat wiliam menghampiri nya dan menggenggam tangan shenhe " apa yang kau lakukan? " geram wiliam. Sontak shenhe menjadi terkejut.
" ini bukan apa apa , ngapain bang wiliam kesini? Aku menyedihkan sekali kan bang? , bang wiliam tidak pernah mempercayai ku bang wiliam lebih percaya kepada guru guru itu, bang sama aja kayak mereka, aku tidak ingin melihat wajah bang " Teriak shenhe sambil menangis.
Wiliam hanya terdiam dan memalingkan wajahnya dari shenhe, ia berusaha untuk menahan dirinya agar tidak kehilangan kontrol dirinya dan tidak melukai shenhe.
" kenapa bang diam aja? kenapa bang tidak menatap aku? kenapa semua Orang sama saja, aku tidak menyukai bang, mungkin lebih baik aku tidak ada disini " Bentak shenhe.
Shenhe berjalan mundur secara perlahan ia ingin menghindari…
It'S You
Bab 72 Darah yang wangi.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 109 Episodes
Comments