Seketika wiliam menjadi sedikit tenang dan bahagia setelah mendengar perkataan ayahnya. " baiklah ayah tidak ada waktu, ayah harus segera berangkat jika kau membutuhkan ayah, kau bisa menghubungi orang yang tepat " ucap ayahnya sambil berjalan kembali ke mobilnya.
Ayahnya menaiki mobilnya dan mobil yang dikendarai ayahnya melaju dengan kecepatan sedang. " Ayah apa ayah yakin akan meninggalkan nya sendiri? " Tanya Xavier khawatir.
Ayahnya tersenyum menatap kaca jendela mobilnya "kau tidak usah khawatir karena dia sudah besar ayah yakin dia akan mengerti dan mengetahui semuanya sendiri " Ucap ayahnya sambil menatap langit dari kaca mobilnya
Walaupun ayahnya berkata seperti itu, Xavier masih merasa khawatir dan cemas dengan wiliam * aku harus melakukan sesuatu * batin Xavier.
Xavier mengeluarkan handphone nya, ia menelfon seseorang . " ayah apa kita bisa berhenti sebentar? aku harus melakukan panggilan telfon penting " Ujar Xavier.
Ayahnya menganggukkan kepalanya. Ia menyuruh supirnya untuk menepi sebentar. Supir nya menepikan mobilnya, Xavier turun dari mobil ia menelfon seseorang.
? : ( iya , kau ada perlu apa mencari ku?) tanya orang itu dengan ketus .
Xavier : ( kau bisa membantu ku? ini adalah hal yang sangat penting) ucap Xavier.
? : ( ha? kau serius?) tanya orang itu.
Xavier : ( ya, aku hanya ingin kau mengawasi seorang gadis jangan biarkan dia terluka sedikit pun jangan biarkan orang lain mendekati nya ) tegas Xavier.
Ayahnya yang berada di dalam mobil terus memerhatikan gerak gerik Xavier, ia merasa sedikit curiga kepada anaknya itu * sepertinya ia berbicara sangat penting * batin tuan Robert .
Setelah selesai Xavier menelfon ia kembali ke dalam mobilnya. Dengan ekspresi wajah yang sedikit bahagia. "baiklah kembali berjalan " ujar Xavier.
Supirnya kembali mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang . Ayahnya memalingkan wajahnya ia membuka gawainya untuk melihat jadwal meeting nya.
Suasana diantara mereka sangat hening.
...----------------...
Setelah ayah…
It'S You
Bab 79 panggilan penting
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 109 Episodes
Comments