Karena yang ada dipikiran nya hanyalah shenhe. * sial kenapa sih, kenapa * batin wiliam kesal. Ia pergi ke balkon di kamar nya dan menatap cahaya bulan yang menerangi malam dengan indah.
" Kenapa gue harus ditakdirkan seperti ini, aku ingin menjadi manusia seperti yang lainnya " Teriak wiliam.
Pelayan yang berada di luar kamar wiliam merasa kasihan dengan wiliam " kasihan ya tuan muda wiliam, tapi dia seharusnya bangga kalau dia adalah satu satunya keturunan vampir berdarah murni yang masih hidup hingga saat ini " Bisik pelayan itu ke pelayan lainnya.
" shuuutttt.. kau jangan bicara keras keras nanti terdengar oleh tuan muda wiliam bisa berbahaya " Jawab pelayan itu ke pelayan lainnya.
Wiliam yang mendengar perkataan para pelayan nya itu merasa sangat kesal dan sedih semuanya tercampur menjadi satu. Ia tidak bisa melawan atau memarahi pelayan nya itu demi mengontrol dirinya .
" Ahhhhh..... " Teriak wiliam dengan amarah yang bergejolak di dalam tubuhnya.
Shenhe yang berada di rumah nya sedang mencuci merasakan ada hal yang aneh dengan hatinya. Ia cepat cepat menyelesaikan cucianya dan menjemur kain cuciannya.
Saat ia sedang menjemur kain cuciannya. Ia menatap langit malam dengan cahaya bulan yang menerangi nya. Ia memegang dadanya * perasaan apa ini * Batinnya .
Tiba tiba air matanya menetes membasahi pipinya yang merah. * aku. nangis? tapi kenapa? * Batin shenhe bingung. Tiba tiba ia terpikir dengan wiliam. " bang wiliam apa kamu baik baik saja " Ujarnya sambil memegang dadanya.
shenhe kembali melanjutkan pekerjaannya menjemur kain cuciannya. Setelah ia selesai melakukan pekerjaan nya ia kembali beristirahat dan mengganti perban lukanya.
" ahhh.. sakit "lirih nya kesakitan.
Setelah itu ia membaringkan badan nya diatas kasur dan memejamkan matanya karena kelelahan menahan rasa sakitnya.
......................
Keesokan harinya di Hotel Yuriko, Tuan Robert dan Xavier sudah bersiap siapa untuk melakukan rapat bisnisnya yang sangat penting.
" Ayah, tidakkah a…
It'S You
Bab 86 Langit malam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 109 Episodes
Comments