Selesai sudah Revita beres-beres memindahkan baju-bajunya di lemari. Ia segera mandi dan siap-siap untuk pergi dengan Anggar, dirinya sudah tidak begitu sedih memikirkan masalah nya.
Ia menyadari kalau ia bisa menjalani apapun yang terjadi kedepannya. Tapi sakit di kepalanya masih terasa gara-gara habis menangis tadi.
Revita yang menangis cukup lama membuat kepalanya sedikit pusing. Sudah hal biasa soal Revita mengalami sakit kepala apabila ia banyak pikiran, atau habis menangis dalam waktu yang lama.
Drrttttt drrttttt...
Dering telpon handphone Revita bergetar, tapi ia masih asyik merendam dirinya didalam kamar mandi. Ada sensasi sendiri saat merendam dirinya dengan air hangat, rasa penat pun hilang dan tubuh lebih rileks. Sudah tiga kali Anggara mencoba menelpon tapi belum diangkat juga sama si pemiliknya.
Lama Anggara menunggu didepan kosan Revita, tapi tanda - tanda Revita belum muncul keluar. Handphone Anggar pun masih sunyi belum ada jawaban dari Revita.
''Mas sudah didepan dek,'' Anggara mengirim pesan pada Revita, berharap cepat dibaca. Karena sudah lumayan lama dirinya menunggu.
Ting..
Revita yang sudah menyelesaikan ritual mandinya masih acuh dengan bunyi ponselnya, dia masih sibuk memoles wajahnya didepan cermin. Mengusap sedikit cream pelembab wajah dan pelembab bibir, dengan sedikit memberi pewarna pada bibirnya yang mengakhiri kegiatan berhias malam ini.
Akhirnya ia pun bangkit dan mengambil ponselnya yang ia letakan di atas kasur. Dilihat ada beberapa panggilan dari Anggara dan sebuah pesan masuk.
Revita segera ambil tasnya dan segera keluar setelah tahu kalau Anggara sudah didepan. Saat keluar dari kosan, sudah disambut senyum manis dari bibir Anggar.
Dia sudah lama menunggu namun lelaki itu tak menunjukan rasa marah sedikitpun.
''Mas! Lama ya nungguin Revita, tadi mungkin Revita mandi jadi nggak dengar ada telpon dari mas.''
Anggar hanya tersenyum menanggapi rasa bersalah Revita.
''Udah ayo, nanti keburu pingsan kelaparan,'' ucapnya menggoda wani…
Sebuah Rasa Yang Masih Tertinggal
Kisah yang indah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments