Kekecewaan

''Maaf Bu Marga saya ngajak cewek saya, tadi saya sekalian menjemputnya dari camping dan sekalian malam ini saya mau mengantarkan pulang ke solo,'' bohong Anggar agar ia bisa segera pergi dari ruang yang penuh canggung ini.

Wanita itu nampak diam mematung, dan mukanya yang tadi begitu ramah tapi sekarang sebaliknya, ia menunjukan muka yang begitu tidak ramah dan sombong.

Anggar dan Revita pun tidak dipersilahkan duduk, ia masuk di kamarnya begitu saja tanpa mempersilahkan mereka duduk. Margaretha pun keluar setelah beberapa menit didalam kamar, ia nampak mengenakan blazer yang menutupi bagian dad*nya tadi yang terbuka untuk di umbar pada Anggar. Nampak ada map ditangannya, dengan muka tidak ramah ia menyodorkan map itu pada Anggar. Posisi Anggar dan Revita pun masih berdiri, belum dipersilahkan duduk juga.

''Silahkan cek dulu, setelah itu kalian bisa pergi,'' ucap Margaretha dengan ketus.

''Baik Bu,'' Anggar pun menyerahkan tas yang tadi dibawanya kepada Revita. ''Dek pegang kan sebentar,'' pinta Anggar pada Revita dengan menyerahkan tasnya.

Margaretha yang melihat pemandangan itu pun menyunggingkan sudut bibir nya dengan tatapan sinis.

''Saya rasa sudah Bu, sebelumnya saya mengucapkan banyak terimakasih atas kerjasamanya dan saya minta maaf sekali sudah mengganggu waktu Bu Marga,'' ucap Anggar ramah.

''Lain kali kalau saya menyuruh datang sendiri itu datang sendiri, tidak usah bawa orang lain. Saya tidak suka apartemen saya banyak orang yang mengetahuinya, karena itu tidak aman buat saya,'' ucapnya ketus sekaligus peringatan buat Anggar.

Karena selama ini Margaretha memang orang yang tertutup dan misterius. Tidak banyak klien yang tau tempat tinggalnya, hanya orang tertentu saja yang pernah ke apartemen nya.

''Kalau begitu saya permisi Bu, saya jamin pacar saya tidak akan membocorkan tempat tinggal Bu Marga. Karena dia hanya seorang anak kuliah, tidak mengetahui soal relasi bisnis ibu.'' Ucap Anggar tegas namun sehalus mungkin ia ngomong.

Marga hanya mengangguk dan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!