Dua orang lelaki dan seorang perempuan terlihat memasuki sebuah bangunan gelap, rumah hantu. Tentu saja diiringi ocehan panjang Lena kepada sepupunya Jefan yang menurutnya menyebalkan itu.
Meskipun Jefan lebih tua satu tahun dibandingkan Lena, tapi gadis itu sangat berani kepadanya. Entah hal apa yang membuatnya bersikap seperti itu pada kakak sepupunya. Padahal ketika berbicara dengan Edren, ia tak begitu berani seperti halnya pada Jefan. Pasalnya sepupunya itu memang pernah menjadi musuh bebuyutannya ketika masih kecil dulu. Jefan selalu mengganggu ketenangan Lena saat tengah bermain. Waktu itu ia masih kecil, jadi sabar-sabar saja diperlakukan seperti itu. Tapi sepertinya Jefan memang sangat menyebalkan sehingga anak perempuan yang sabar itu sampai naik darah walaupun masih kecil, dan itu berlanjut sampai sekarang.
"Gue dulu!" ungkapnya meninggikan suaranya kala melihat Jefan yang akan mendahuluinya. Ia langsung maju dan menubruk bahu Jefan yang sebenarnya hanya menyentuh lengannya. Lena pun melenggang tanpa perasaan. Jefan hanya menatap sepupunya sinis sambil memegangi lengan kirinya. Ia kemudian berjalan berdampingan dengan Edren di belakang Lena.
"Berani gak lo?"
Lena mendengar ucapan yang menyebalkan itu dari arah belakangnya. Namun, ia malas meladeni manusia yang menyebalkan itu. Ia pun terus berjalan tanpa niatan membalas ucapan sepupunya.
"Diem aja, jangan-jangan takut ya lo?"
Jefan merasa hanya berbicara dengan angin. Ia menjadi kesal sendiri karena mengkhawatirkan banteng betina itu. Karena hal itu, mereka pun melanjutkan jalannya dalam diam di tengah kesunyian rumah hantu.
Langkah gadis di depannya itu tiba-tiba berhenti. Samar-samar ia melihat beberapa orang di depannya tengah berhenti sama sepertinya. Sepertinya mereka memikirkan mana pintu yang akan dimasuki melihat jumlahnya ada 3. Ia mencoba menunggu orang di depannya itu segera berjalan masuk, tapi kenapa lama sekali?
Lena pun masuk di pintu nomor 2 dengan posisi tengah yang ada di depannya.…
TRUST
Flashback on ( Rumah Hantu )
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 37 Episodes
Comments