Seorang laki-laki muda yang tengah terduduk di kursi panjang taman itu tampak kebingungan. Ia hanya duduk diam tanpa berucap satu kata pun. Sesekali matanya melirik ke arah sampingnya. Terlihat seorang gadis seumuran dirinya yang memenuhi sisa kursi itu di ujung paling kiri berbanding terbalik dengannya. Mendengarnya masih sesenggukan itu, lelaki itu langsung kembali mengalihkan perhatiannya seperti semula, ke arah depan. Begitulah kegiatan konyol yang ia lakukan sedari tadi dengan suasana yang begitu hening. Jujur saja, ia sangat bingung dengan keadaan saat ini dan apa yang harus ia lakukan.
"Makasih.."
"Apa?" tanya Edren yang kini berbicara menghadap gadis bernama Darda yang tampak masih menunduk sesenggukan. Lelaki itu menoleh lantaran mendengar sesuatu dari mulut gadis di sampingnya. Namun, sangat pelan sekali. Ia bahkan tak tahu ia berbicara apa kepadanya lantaran hanya terdengar gumaman yang pelan sekali. Mungkin hanya orang yang sangat fokus yang bisa mendengarkan dan memahami apa yang barusan gadis itu bicarakan. Tetapi, Edren sama sekali tak fokus. Ia sibuk memikirkan bagaimana menghadapi gadis itu saat ini.
"Maaf.."
Edren hanya bingung dengan gadis itu yang sedari tadi berbicara hal-hal aneh kepadanya. Namun, saat ini dan tadi ia tetap menunjukkan wajah yang datar seperti biasanya. Ia tak menunjukkan kebingungannya yang terus memenuhi pikirannya. Seperti saat ini, gadis itu tiba-tiba meminta maaf padanya, "Apa?" bingungnya pelan dengan wajah datar. Salah satu alisnya terangkat menandakan menanyakan sesuatu.
"Makasih dan maaf.."
Edren hanya memejamkan matanya sejenak mendengarkan hal yang tak dipahaminya itu, "Ngomong yang jelas." ujarnya kembali menatap gadis di sampingnya.
Darda hanya menatap Edren dengan diam. Tatapan yang tak biasa, "Gue.." tanpa ada terusan kalimat berikutnya. Darda yang baru mengucapkan satu kata itu entah mengapa kini terdiam kembali. Padahal tadi terlihat mulutnya sudah terbuka akan berbicara sesuatu.
'Mau ngomong apa sih?' bat…
TRUST
Akhirnya bertemu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 37 Episodes
Comments