Jantung Seulbi berderu cepat manakala mendapati dirinya berada ketat dalam dekapan Rain. Tak hanya itu, jarak wajahnya dan pria itu bahkan nyaris terkikis.
"Ba-bagaimana bisa begini?"
"Bagaimana caranya aku melepaskan diri?"
Parahnya, satu tangannya juga ikut melingkari pinggang Rain.
"Apakah semalaman kami begini?"
Terus saja hatinya meracaukan tanya pada pikiran yang belum tergali.
Selama masa mengingat, dia memandangi wajah itu.
Sepasang mata Rain masih terpejam rapat, masih dibuai lelap.
Padahal sekujur badan Seulbi sudah merasa kebas, dia ingin bergerak dan melepaskan diri, tetapi untuk mendorong Rain secara paksa, rasanya dia 'tak tega.
Jadi bagaimana?
Suara dering ponsel di atas meja rias tiba-tiba nyaring terdengar. Itu ponsel Rain.
"Ugh."
Rain menggeliat karena telinganya juga stereo menangkap itu. Segera dia membuka mata dan langsung membola detik yang sama.
Luar biasa!
Pemandangan pagi yang menyenangkan. Menciptakan nada bertalu dalam dadanya seperti musik DJ.
Wajah Seulbi memejam tenang beberapa senti dari wajahnya. Sangat dekat hingga kedua napas saling beradu.
Menanggapi keadaan ini, tertarik sudut bibir Rain membentuk senyum, tapi tidak mengatakan apa pun seperti semua sudah terwakilkan oleh pandangan.
Karena ponselnya lagi-lagi berdering, Rain mendengus, terpaksa harus bergerak.
Perlahan dia memerosotkan kepala Seulbi, menarik tangannya yang dijadikan bantal oleh istrinya dengan sangat hati-hati, berlanjut menurunkan tangan Seulbi yang memeluk pinggangnya. Selesai semua, segera Rain turun dari tempat tidur, lalu meraih ponsel untuk mengangkat panggilan yang ternyata dari ibunya.
Dia keluar kamar, 'tak ingin menciptakan suara berisik mengingat Seulbi masih tertidur.
Tapi itu jelas hanya menurut pandangan Rain semata. Nyatanya Seulbi memang hanya berpura-pura. Dia menyaksikan banyak dari apa yang Rain lakukan beberapa detik ini.
Selepas Rain menghilang dari ruangan, gegas Seulbi mengangkat bangkit tubuhnya lalu memegangi dada. Jantungnya tidak bisa dik…
Menikah Untuk Bercerai
Episode 19
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments