"Aku tidak menghindarimu," aku Seulbi. Mengangkat wajah untuk menangkap raut tinggi Rain yang berada dua puluh senti di atasnya. Tingginya sendiri berhenti di angka 165.
"Jika bukan menghindar, lalu apa?" Rain bertanya, merunduk menatap balik.
Seulbi bingung memilih jawaban, hanya bermain melalui sirat pandangan bermakna sulit.
"Kau mulai menyukai Joon?"
Pertanyaan Rain yang tak diduga langsung melebarkan mata Seulbi. Semakin dalam dia menatap, semakin tidak mengerti ke mana arahnya.
Merasa bukan saatnya membahas yang tak jelas, Seulbi menegakkan diri.
"Jika kau memanggilku kemari hanya untuk bermain-main hal yang tak penting seperti ini, lebih baik aku kembali. Pekerjaanku masih menumpuk." Itu yang benar menurutnya.
"Tidak penting?" Rain skeptis, lebih kepada dirinya sendiri. Benarkah seperti itu?
"Ya!" jawab cepat Seulbi. "Ini kantor dan ini masih jam kerja. Jadi Pak CEO ... tolong ... jangan menghamburkan waktu saya yang masih belajar, terlebih waktu Anda yang seperti emas."
Rain terperangah sendiri. Cara bicara dan sikap wanita itu ... Seulbi sungguh sedang berontak, pikirnya. Tapi berontak dari apa? Dia bahkan tak pernah mengurung atau menggencetnya selama ini.
Diam memandangi wajah istrinya seraya menggali pikir. Apakah yang dia lakukan ini salah? Berlebihan? Atau memang wajar dan seharusnya?
Seulbi menjauhkan diri dari lelaki itu dengan memundurkan dua langkah kakinya ke belakang, setelah beberapa saat tak ada tanggapan yang berarti. "Baiklah, jika tidak ada yang ingin kau sampaikan lagi, aku permisi." Dia membungkuk tipis memberi hormat, lalu melenggang pergi menuju pintu untuk keluar, namun ....
GREB!
Rain menarik cepat tangannya hingga berakhir dalam pelukan. Mempertemukan pasang mata yang saling bersitatap.
"Rain!" Seulbi terkejut, segera menarik diri untuk menjauh.
Namun Rain kukuh menguncinya dalam dekapan yang bertenaga.
"Apa sebenarnya yang kau inginkan?!" tanya Seulbi. Merasa dipermainkan, dia jadi meradang. Terus menggeliatkan tubuh ingin terbebas d…
Menikah Untuk Bercerai
Episode 23
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments