Malam hari ....
Mendengar deru mobil di halaman, Joon langsung mencelat ke luar.
Bukan mobil Rain, melainkan sebuah taksi.
Joon memerhatikan siapa yang akan keluar dari dalamnya.
"Seulbi!"
Ternyata benar wanita itu. Wanita yang ditunggu Joon sejak kemarin.
Taksi yang membawa Seulbi berlalu cepat, lekas menghilang dari pandangan.
"Kau pulang?" Joon senang Seulbi benar-benar pulang ke rumahnya, sesuai yang dikatakan wanita itu di line telepon siang tadi. Dia pikir hanya bercanda mengingat Rain mulai menunjukkan perhatiannya.
Senyuman Seulbi membuatnya sangat terharu.
"Iya," jawab Seulbi. "Kau masih di luar?" tanyanya.
"Aku menunggumu sejak kemarin." Setelah mengatakan itu, dengan cepat Joon membawa Seulbi ke pelukannya. "Rasanya ingin mati karena mencemaskanmu."
Mendapat perlakuan seperti itu, Seulbi terperangah dan tersentak. Kebingungan segera menyergap.
"Aku baik-baik saja, Joon." Coba dia mendorong tubuh pria itu untuk menjelaskan dengan cara nyaman.
Tapi Joon bersikukuh memeluknya sampai mengetat. "Tolong biarkan seperti ini dulu."
Akhirnya Seulbi mengalah dan melemaskan tubuh. Dua telapak tangannya naik mengusap punggung berotot yang hanya berkaos oblong. Dengan kelakuan Joon yang seperti ini, rasanya entah kenapa jadi terkesan aneh.
Setelah merasa cukup, Joon melepaskan pelukannya. Mendapati wajah Seulbi yang terheran, seketika dia tersadar. "Maaf, aku berlebihan, ya?" tanyanya, garuk-garuk kepala dan nyengir masam, merasa demikian seperti di pertanyaannya.
Seulbi memiringkan kepala memandangi wajah Joon yang tiba-tiba nge-blush. Masih mencari setidaknya sedikit kelainan dalam diri pria itu hari ini.
Mendapat tatapan seperti itu, Joon jadinya kacau sendiri, gelagapan seperti orang bodoh.
"Kita kan teman, wajar jika aku mencemaskanmu, bukan?!" Menyemprot dengan penjelasan cepat untuk mengusir kecurigaan Seulbi. "Apalagi kau baru saja mengalami hal yang buruk. Sebagai teman, tentu saja aku merasa cemas, terlebih kita serumah sekarang. Kau sudah seperti keluargak…
Menikah Untuk Bercerai
Episode 21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments