Marvel dan Mella sudah sampai di UKS, saat mereka baru sampai di teras UKS bel masuk kelas berbunyi menandakan pergantian jam pelajaran terakhir di mulai. dan semua siswa pun masuk ke kelas masing - masing
berbeda dengan Marvel dan Mella, mereka berdua masuk ke UKS untuk mengobati Mella
Mella duduk di ranjang brankar yang ada di UKS, ia melihat Marvel yang tengah sibuk mencari sesuatu.
setelah menemukan yang di cari Marvel pun menghampiri Mella ia duduk di kursi dan kemudian membuka salep dan dengan perlahan mengolesi salep pada luka di leher pacarnya itu.
"Vel..." panggil Mella
"hmm " jawab Marvel masih dengan setia mengolesi salep pada leher pacarnya itu
"perasaan aku makin gak enak, gimana kalau terjadi sesuatu sama Mama, Papa aku takut" keluh Mella
Marvel yang tadi fokus mengobati Mella ia pun menghentikan aktifitas nya dan kemudia menatap mata Mella begitu dalam.
"jangan mikir yang jelek - jelek ya sayang, kita do'akan semoga Mama sama Papa kamu selamat sampai tujuan" Marvel menggenggam jemari tangan kanan Mella lembut, sedangkan tangan kiri nya ia gunakan untuk mengusap lembut rambur sang pacar
"tapi aku takut, perasaan ku jagi gak menentu. kita telfon Papa sekarang ya" pinta Mella matanya sudah berkaca - kaca. Marvel yang melihat kedua bola mata Mella penuh harap dan sudah memerah pun mengangguk
"iya udah kamu telfon sekarang" Marvel yang tidak tega pun akhirnya menyetujui
Marvel sebenarnya juga sama sedari tadi merasa tidak enak, apalagi setelah keluar dari rumah Mella saat mereka hendak berangkat sekolah, ia merasa ada yang memperhatikan gerak gerik mereka.
namun ia bingung kenapa Andra dan Raditya tidak memerasa ada hal aneh, padahal selama ini mereka berdua yang paling peka.
Mella merasa semakin gelisah karena nomor kedua orang tua nya tidak dapat di hubungi sama sekali. Marvel yang melihat kegelisahan Mella pun bertanya " Kenapa?"
"nomor Mama sama Papa gak aktif" ucap Mella khawatir ia menatap Marvel dengan air mata yang membanjiri pipinya.
Marvel pun m…
SERUPA
kecelakaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments