Keesokan harinya.
Mama Irene dan papa Zaid menangis tersedu di depan sebuah pusara. Di sana tertulis nama Aurora Khadijah Brawijaya, Azalea pun nampak meneteskan air mata, sebenarnya bukan hanya Azalea, umi Ivana pun tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.
Setiap tahun di hari kelahiran putrinya itu, umi Ivana selalu datang memberikan doa pada bayi kecil yang menutup mata untuk selamanya karena kegagalan jantung.
Azalea memeluk umi Ivana.
" Apa kamu tau bagaimana perasaan umi setiap datang ke tempat ini?" Katanya dengan suara serak.
Azalea tidak menjawab. Namun tatapan matanya pada sang ibu sudah mampu mewakili perasaan keduanya yang sedang kalut.
" Umi bahkan tinggal berjam jam hanya untuk mengobrol dengannya." Lanjut umi Ivana menatap pusara itu.
" Kamu sudah ada bersama umi di sini, tapi aku tidak bisa menyepelekan atau melupakannya. Itu tidak akan bisa sayang, umi tidak akan sanggup. Dia adalah anak umi juga." Ucapnya dengan air mata yang berderai.
" Azalea mengerti perasaan umi, jadi tetaplah lakukan seperti apa yang biasa umi dan Abi lakukan, dan mungkin kedepannya, ada aku dan mas Adam yang akan ikut serta menemani keluarga kita berziarah ke sini."
Umi tersenyum dan mengusap kepala Azalea dengan sayang.
Kembali ke mama Irene dan papa Zaid.
Lirih terdengar ratapan dari mama irene, wajahnya sudah di penuhi dengan air mata, lebih lima belas menit ia duduk bersimpuh tanpa ada niat untuk berdiri. Tampak jelas terlihat raut penyesalan dari wajahnya.
" Mama sangat jahat padamu nak, entah apa yang merasuki mama kala itu hingga dengan teganya mama harus melepas mu pergi dengan keluarga Brawijaya, tetapi mama tetap bersyukur karena kamu mendapatkan keluarga yang sangat baik, bahkan mama tidak bisa membalas kebaikannya dengan apapun." Mama Irene meratap dalam hati.
Hingga empat puluh lima menit berlalu, posisi mama Irene masih sama. Azalea yang merasa jika mamanya sudah terlalu lama dalam posisi duduk sambil melipat kaki, ia pun datang menghampiri.
" Ayo kita pulang ma.…
SEMERBAK WANGİ AZALEA
Episode 77 : Orang ketiga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Mamah Dini11
izel punya mobil kan kok nebeng terus sm adam , mobilmu mana masa kluarga brawijaya ke kurangan mbl .
2026-06-09
1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Ya tanya lah Zel, alasan apa yang bikin adikmu puasa ngomong sama Adam... langsung tanyakan sama Azalea
2026-04-05
1
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒊𝒓𝒂𝒊𝒏 𝒂𝒑𝒂 😧😧
2024-11-01
3