"Adam?Adam itu siapa ma?"
Tak tertahankan,cairan bening yang sedari tadi menggenang di pelupuk mata wanita paruh baya itu luruh sudah.
Terbukti secepat itukah perkiraan dokter?Kenapa mama Irene merasa jika umur anaknya tidak akan lama lagi?
Mama Irene menghambur memeluk Lily.
"Kenapa mama menangis?"Lily jadi bingung.
"Kamu akan sembuh nak."Ujar mama Irene di sela tangisnya.
Mama Irene kembali mengumpulkan kesadarannya,dia tidak boleh rapuh,apalagi di depan Lily.Sekarang ini,tidak ada yang akan menjadi tumpuan sang anak kalau bukan dirinya dan papa Zaid.
Adam berdiri tak berdaya melihat adegan menyedihkan itu.Apa yang harus ia lakukan?
Adam akhirnya memilih menjauh,tidak menghampiri Lily yang tiba tiba saja lupa dengannya.
Sejam yang lalu Adam tiba di rumah sakit, perjalanan yang cukup melelahkan dari pesantren tidak menyurutkan niatnya untuk langsung bekerja.Tapi,pemandangan pertama yang ia lihat sungguh membuatnya terenyuh.Perasaan cinta yang Adam rasakan dulu memang sudah hilang,tapi ia masih memiliki rasa tanggung jawab pada mantan tunangan nya itu.
Adam melangkah gontai menyusuri lorong rumah sakit.Karena terlalu fokus dengan pikirannya,ia tidak mendengar seseorang yang berteriak memanggil namanya.
"Hhh,,hh,,hh."Terlihat Izel setengah berjongkok dengan nafas tersengal setelah berhasil menghentikan langkah Adam.
"Bang Izel?"Adam terkejut dengan tepukan Izel di pundaknya,Sebenarnya itu bukan tepukan melainkan sejenis pukulan yang lumayan kuat sampai Adam harus meringis kesakitan.
"Aku sudah berlari marathon untuk mengejar mu,kau itu jalan atau terbang sih,cepat sekali."Izel masih sempat mengomel meski dalam keadaan nafas yang tidak stabil.
"Maaf bang,aku tidak mendengarnya."Adam mulai mensejajarkan langkahnya dengan Izel yang sudah berjalan seperti biasa setelah berhasil menormalkan pernapasan nya.
"Kemarin libur ya?"Tanya Izel.
"Iya bang,lebih tepatnya meliburkan diri."Adam tertawa renyah.Bertemu Izel sedikit banyak menghilangkan kegundahan hatinya.
"Pantas,kata…
SEMERBAK WANGİ AZALEA
Episode 28 : Curhatan hati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
Mamah Dini11
ya itulaj laki2 , ngakunya sejak izab kabul sudh ada debaran tpiii kenapa ada persaratan , di dlm kamar hotel , untuk tdk mencampuri urusan masing2 , sekarang dgn enteng bilang. gitu bisa aja kmu dam
2026-06-07
1
Eka Aphalah Aphalah
sekali ny udah nikah Bru bilang kalo Ama Lily gk ada debaran,,ciiihh dst laki
padahal Ama Lily pacaran udah pegangan tangan, pelukan,ciuman
emang agak laen ini laki lebay ny,,
2024-12-08
1
pipi gemoy
aneh si Adam nga ada tanggung jawab apa apa, kecuali kamu sbg dokter Lily 👻
2026-06-26
1