“Mas, buka pintunya. Jangan sampai orang salah sangka dengan kita.”
“Loh, bagus dong kalau orang mikir macam-macam. Bisa jadi tiket untuk kita menikah dengan jalur ekspres.”
“Mas … aku serius.”
“Aku pun.” Pandu merangkul bahu Dara mengajaknya ke sofa lalu duduk berdampingan. Tangannya langsung mengusap punggung tangan gadis yang masih terlihat merajuk bahkan.
“Sayang, pulang ya dan ayo kita menikah.” Pandu masih konsisten dengan niatnya. Seakan tidak memberikan kesempatan Dara untuk bicara, ia kembali membuka suara.
“Janganlah bohongi diri sendiri, aku tahu kamu masih sayang aku. Aku lebih dari sekedar sayang, jadi tarik lagi ucapanmu mengakhiri hubungan kita.”
“Mas ….”
“Kalau memang aku salah, misal selingkuh atau main kasar denganmu mungkin akan beda cerita, tapi kamu ingin kita berakhir dengan alasan yang tidak jelas.”
Dara menatap wajah Pandu, tidak ada keraguan dalam tatapan matanya. Serius dan penuh cinta, meski ada raut lelah dan sendu di sana. wajah Pandu juga tidak terlihat segar seperti biasa, titik-titik rambut di rahang membuat keseluruhan wajahnya terlihat berbeda dan bisa disimpulkan kalau Pandu seakan tidak peduli dengan penampilannya.
“Kalau tidak begini, mana mungkin bisa bicara denganmu.” Dara masih diam membuat Pandu mengacak rambutnya, merasa pembicaraan mereka malam ini tidak berguna. “Bicara dong, sayang. Jangan diam saja. Perempuan kalau diam malah bikin senewen.”
“Hah.” Pandu menghela lelah dan menghempaskan punggung ke sandaran sofa lalu memejamkan mata.
Dara masih menatap pria itu, ada rasa rindu dan sesal mendiamkannya beberapa hari ini. Terlihat pula usaha Pandu untuk tetap meyakinkan tidak ada yang salah dalam hubungan mereka. Kedua tangan Dara terulur ke arah wajah Pandu, dengan pelan mengusapnya membuat pria itu membuka mata.
Saling tatap dalam diam dan Pandu menikmati sentuhan di wajahnya. jelas itu sentuhan … sayang. Meraih salah satu tangan Dara dan menciumnya lalu beringsut turun dari sofa menggeser kasar meja yang menghalanginya l…
Cinta Tak Harus Kamu
CTHK 50 ~ Tempat Untuk Pulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
komalia komalia
bunda meetua,dan kaka kandung 🤣🤣🤣
2025-11-01
0
Nova Evita
kek nya pada sekongkol mau bikin surprise pernikahan buat dara
2024-10-22
0
Mira Lusia
sempurnaa..maunya om pandu😁
2024-08-31
1