Lagi lagi Ruby menelan salivanya dengan susah, netranya secara bergantian menatap kedua manik hitam pekat milik Marco yang terlihat sangat tajam itu.
"Ya!! Aku sangat tidak menginginkanya." Lain di hati lain di bibir, begitulah sifat Ruby yang masih tak terlihat menyedihkan di hadapan Marco.
"Baguslah jika kau sudah tak menginginkan, jadi aku tidak perlu repot-repot bukan?"
Kalimat yang ucapkan dari bibir Marco membuat Ruby kesal seketika, sedangkan yang di bawah sana ia sudah sangat berkedut sejak tadi.
Tiba-tiba ponsel Ruby berdering, dan memperlihatkan nama Daniel di layar ponselnya.
Dengan cueknya Ruby mengangkat telepon dari sahabatnya itu, yang ternyata diam-diam Marco meliriknya tak suka.
"Hemm." Sahut Ruby dengan seperti biasa.
"Kamu tak mau datang kesini? Disini sedang ada pertandingan balap dengan geng motor lainya."
"Aku sedang tidak berada di rumah."
"Oh.. jadi kapan kamu bisa kesini lagi? Apa kau mulai melupakan kami?" Ruby menggeleng walau ia tahu Daniel tak bisa melihatnya.
"Tidak mungkin aku melupakan. Aku akan..." Ucapan Ruby terhenti karena ponselnya di rebut oleh Marco dan langsung memutuskan panggilannya sepihak.
"Apa kau gila? Itu ponsel ku! Dan kau tidak mempunyai hak atas itu.!!"
"Aku hanya tidak suka mendengar suara pria lain berada di kamar ku." Tatapan Ruby menyalang kesal.
"Baby..." Lemparan bantal yang mengenai tubuhnya membuat Marco menjeda ucapanya.
"I hate you!!" Tegas Ruby dengan masih tatapanya yang tajam.
"Aku tau itu." Dan Marco pun meninggalkan Ruby seorang diri di dalam kamarnya.
"Sialan!! Dia membawaku kemari dan malah meninggalkanku seorang diri? Bahkan bagian intim ku sejak tadi sudah bekedut dan membuat ku tak nyaman, dia benar-benar menyebalkan." Sungut Ruby lalu menutupi dirinya dengan selimut berwarna putih itu.
Marco keluar dari kamar lalu melangkah ke tempat dimana tak boleh seorang pun datang kesana, maka dari itu dia sedikit murka kala melihat Ruby yang dengan lancangnya masuk ke ruangan tersebut.
Di bukanya pintu den…
Mafia Bucin
bab 19
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments