Tak urung juga Atun pulang dengan berat hati, pikirannya tertinggal di rumah emak, tapi tubuhnya harus segera tiba di rumahnya.
Sesampainya di sana, rumah masih terkunci rapat, bahkan gelap di semua sisi. Ia membuka pintu dengan sedikit meraba-raba, mengandalkan cahaya lampu teras dari rumah tetangga.
Menyalakan semua lampu, Atun segera menuju dapur, ia langsung memasak nasi dan menggoreng ikan bandeng kesukaan suaminya. Atun memastikan jika sambel dan irisan timun sudah tersedia di bawah tudung saji. Ia tersenyum senang, membuang nafas yang masih sesak karena berjalan terburu-buru.
"Sebaiknya aku mandi dulu." gumamnya, sejenak ia memandangi jam dinding yang berdetak dalam kesunyian, malam sudah menunjukkan pukul dua puluh dua, tiga puluh menit.
Atun meraih handuk dan segera masuk ke dalam kamar mandi. Guyuran air itu sedikit terburu-buru, ia takut jika Abdul pulang dan mengetuk pintu , ia tidak mau suaminya menunggu di luar terlalu lama.
Ia keluar dengan handuk melilit di tubuhnya. Terasa segar dan lapar, ia menoleh pada pintu yang bisu, tak ada yang memanggil ataupun mengetuknya. Atun bergegas mengganti pakaian.
Lelah, bercampur curiga mulai mengganggunya, bahkan rambut panjang Atun masih belum tersisir sempurna.
Ragu, ia meraih ponsel murahan yang tergeletak di atas kasur. Kemudian menghubungi Abdul suaminya.
Tuuuuttttt..... (suara berkali-kali).
"Kok gak diangkat?" gumam Atun, kemudian mengulang panggilan hingga beberapa kali.
Lelah mengulang, Atun mengetik dan mengirim pesan kepada suaminya. Ia hanya memberi kabar jika akan menginap di rumah Emak malam ini.
"Mana udah larut lagi." Atun bergumam ketika sudah mengunci pintu, ia ragu berjalan sendirian, tapi tak urung pula ia melangkahkan kaki dengan terburu-buru.
Menoleh kiri dan kanan, langkahnya terasa kurang cepat melewati rumah-rumah tetangga yang sudah tertutup rapat. "Kok sepi?" gumamnya di dalam hati, pertigaan jalan pun juga sepi, padahal belum lama ia pulang dan masih banyak anak muda nongkrong di sana.
…
Bukan Salah Jodoh
Ternyata Bisulan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
jadi selain sakit gigi, emak bisulan juga 😳🙄🤣🤣
2024-09-09
3