Ke kantor polisi

Begitu sederhana bukan, tidak menginginkan wanita cantik berkelas, namun meminta seorang yang memiliki hati yang ikhlas.

Tidak pula meminta seseorang yang sempurna, akan tetapi yang sanggup hidup dengan apa adanya. Tidak menuntut, tidak banyak meminta, menurut dan selalu bersyukur.

Aji hanya memiliki impian yang demikian. Bukan berarti tak ada yang menyukainya. Sebagai anak orang kaya, tentulah ia memiliki segudang kelebihan yang akan di lirik para gadis.

"Aku yakin kamu juga memiliki perasaan yang sama, hanya saja terlalu cepat sehingga kamu berusaha mengelak." begitulah aji memikirkan Atun, sejak sore itu ia jdi serba salah, antar ingin bertemu atau malah menahan dulu.

Tiba-tiba saja dia tidak tenang ketika pujaan hati pergi ke rumah Marina, Dia ingin memastikan apakah ada tanda-tanda kehadiran Abdul sang mantan suami, ataukah tidak ada, hatinya dilanda cemburu setengah buta.

"Semoga saja semuanya cepat selesai." kata Narendra. Pria itu duduk sambil memejamkan matanya meskipun tidak tidur.

Dulu, Narendra berpacaran dengan Almira cukup lama , bahkan pak camat sangat membanggakan Narendra sebagai calon menantu.

Sayangnya, Almira tidak bisa menahan diri di saat mereka berjauhan. Narendra yang selalu menjaga sikap, berbeda dengan Almira yang selalu menginginkan hubungan yang lebih dekat dan intim, lebih tepatnya sudah ngebet kawin, tapi Narendra malah tidak terburu-buru.

Begitulah kisah mereka, sehingga Almira melampiaskan kekesalannya karena kurang perhatian, dan berujung selingkuh.

Mobil pun berhenti.

"Ndak masuk Ji?" kata Narendra ketika sudah tiba di halaman rumah Marina.

"Ndak." jawabnya singkat.

"Tidak lama, karena harus ke kantor polisi." kata Narendra, meraih ponselnya.

"Lho! Sudah dilaporkan?" tanya Aji

"Sudah, kemarin itu langsung dilaporkan oleh kakaknya Marina, kita dipanggil ke kantor polisi hari ini semuanya."

"Apa tidak akan ribet urusannya, mengingat kalian itu pernah pacaran lho Mas?" Aji menatap kakaknya itu dengan khawatir.

"Ya mau bagaimana lagi, m…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Yuli Yuli

Yuli Yuli

kok g dgendong aja tu matinanya rendra

2024-11-22

1

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ

cicak memble 🤣🤣🤣

2024-10-27

2

💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ

💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ

wajahahaaa... kapok mu kapan kw naren kannn notabenya buaya darat kan
l3bih bgus klo kambing kan je gotan aja.. wuhahahaa

2024-10-27

2

lihat semua
Episodes
1 Emak
2 Ipar kurang ajar
3 Kawin lari
4 Mak Rodiah bingung
5 Uswatun Hasanah
6 Emak menangis, Atun tersenyum manis.
7 Uang Abdul membuat curiga
8 Ternyata, Abdul menang slot
9 Pulang
10 Gosip
11 Bertemu emak
12 Di usir emak
13 Ketahuan
14 Abdul minta maaf
15 Kedatangan Rara
16 Menguping
17 Nganter-nganter
18 Jangan jadi sales
19 Bukan ibumu
20 Bukan ibuku
21 Mengamuk
22 Dua tahun kemudian
23 Sakit gigi tak membuat mati
24 Ternyata Bisulan
25 Atun pulang sendiri
26 Mencari Abdul
27 Kedatangan Mertua
28 Abdul sudah di pecat
29 Abdul Marah
30 Kayak pembantu
31 Pembantu dadakan.
32 Abdul keluar juga
33 Pecahnya bisul emak
34 Duduk melamun
35 Ada apa dengan emak
36 Ternyata oh ternyata!
37 Bukan pencuri!
38 Hancur hati Atun
39 Mau cerai
40 Masih rindu
41 Di gadai emak!
42 Atun Marah
43 Sia-sia
44 Bertemu Abdul
45 Sandiwara Wina
46 Menawarkan rumah
47 Kabur
48 Bertemu Pak Sukma
49 Emak datang
50 Kerja
51 Gajian
52 Ke rumah Abdul
53 Abdul cemburu
54 Duduk berdua
55 Mencari Atun
56 Berasa istri
57 Menuju Talak
58 Abdul tak terima
59 Marina dan Anak pak Sukma
60 Jangan tantrum
61 Dilamar
62 Yakin kepincut janda
63 Ke kantor polisi
64 Ternyata tidak kangen
65 Hp Baru
66 Pulang
67 Jadian
68 Berasa mimpi
69 Mendadak mesum
70 Romantis dulu
71 Ketahuan
72 Abdul Gendeng
73 Dua bulan kemudian.
74 Ke rumah lama
75 Ke rumah emak Rodiah
76 Abdul vs Bu lilis
77 Menjelang lamaran
78 Akhirnya tahu juga
79 Ketemu abdul
80 Pulang sebentar ke rumah baru
81 Marina dan Rendra
82 Emak menderita
83 Bahagia
84 Happy ending
85 Bidadari yang Tertinggal di Rumah Ibu
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Emak
2
Ipar kurang ajar
3
Kawin lari
4
Mak Rodiah bingung
5
Uswatun Hasanah
6
Emak menangis, Atun tersenyum manis.
7
Uang Abdul membuat curiga
8
Ternyata, Abdul menang slot
9
Pulang
10
Gosip
11
Bertemu emak
12
Di usir emak
13
Ketahuan
14
Abdul minta maaf
15
Kedatangan Rara
16
Menguping
17
Nganter-nganter
18
Jangan jadi sales
19
Bukan ibumu
20
Bukan ibuku
21
Mengamuk
22
Dua tahun kemudian
23
Sakit gigi tak membuat mati
24
Ternyata Bisulan
25
Atun pulang sendiri
26
Mencari Abdul
27
Kedatangan Mertua
28
Abdul sudah di pecat
29
Abdul Marah
30
Kayak pembantu
31
Pembantu dadakan.
32
Abdul keluar juga
33
Pecahnya bisul emak
34
Duduk melamun
35
Ada apa dengan emak
36
Ternyata oh ternyata!
37
Bukan pencuri!
38
Hancur hati Atun
39
Mau cerai
40
Masih rindu
41
Di gadai emak!
42
Atun Marah
43
Sia-sia
44
Bertemu Abdul
45
Sandiwara Wina
46
Menawarkan rumah
47
Kabur
48
Bertemu Pak Sukma
49
Emak datang
50
Kerja
51
Gajian
52
Ke rumah Abdul
53
Abdul cemburu
54
Duduk berdua
55
Mencari Atun
56
Berasa istri
57
Menuju Talak
58
Abdul tak terima
59
Marina dan Anak pak Sukma
60
Jangan tantrum
61
Dilamar
62
Yakin kepincut janda
63
Ke kantor polisi
64
Ternyata tidak kangen
65
Hp Baru
66
Pulang
67
Jadian
68
Berasa mimpi
69
Mendadak mesum
70
Romantis dulu
71
Ketahuan
72
Abdul Gendeng
73
Dua bulan kemudian.
74
Ke rumah lama
75
Ke rumah emak Rodiah
76
Abdul vs Bu lilis
77
Menjelang lamaran
78
Akhirnya tahu juga
79
Ketemu abdul
80
Pulang sebentar ke rumah baru
81
Marina dan Rendra
82
Emak menderita
83
Bahagia
84
Happy ending
85
Bidadari yang Tertinggal di Rumah Ibu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!