Ke rumah Abdul

Tiba di tengah perkampungan, para pekerja itu semuanya turun, berjalan ke arah tujuan masing-masing, ada pula yang langsung menuju pangkalan ojek, sebab rumah mereka berbeda kampung.

Atun mendesah berat, ia membuka pintu mobil lalu melangkahkan kakinya.

"Mau kemana?" tanya Aji, membuat perempuan muda itu menoleh.

"Ya pulang Mas." jawabnya lemas, tentulah di dalam hatinya sedang bingung. Mau pulang kemana dia tidak tahu.

"Tutup pintu!" titah Aji, pria itu kembali menyalakan mesinnya.

"Tap_"

"Tutup! Duduk aja, diem!"

Atun kembali menutup pintunya dengan tak berkutik. Mobil melaju pelan, tapi membuatnya tak nyaman lantaran Aji tak mengucapkan apapun lagi setelah menyuruhnya duduk diam.

"Eh, kok aku malah nurut aja? Sebenarnya, dia mau bawa aku Kemana?" Atun bergumam di dalam hati.

"Ini kita mau_"

"Dah sampe."

Entah apa yang sedang ada di dalam pikirannya sehingga pria itu tak mengizinkan Atun berbicara, belum lagi wajahnya yang jutek dan dingin. Apakah dia capek, sehingga berubah jadi kayak kulkas yang sudah minta pensiun.

Atun mencebik walupun hanya di dalam hati.

Atun turun mengikuti langkah Aji, tampak di depan mereka rumah yang cukup besar, halamannya luas, banyak pohon-pohon buah yang tertata rapi. Bunga-bunga pun semuanya tampak terawat dan bersih.

"Masuk aja." ucap Aji, ia pun berlalu mendahului langkah Atun menuju pintu utama yang terbuka.

Atun berjalan pelan, sambil mengamati sekitar, namun tak juga melihat orang selain aji dan dirinya.

"Assalamualaikum." ucapnya dengan ragu.

Lama Atun mematung diambang pintu, menunggu siapakah orang-orang yang ada di dalam sana.

"Wa'alaikum salam..."

"Lho!" Atun terkejut melihat perempuan tua yang menjawab salamnya. Ternyata adalah istrinya pak Sukma yang ia temui di perkebunan kemarin itu.

"Masuk Nduk, sini." ucap perempuan itu tersenyum ramah.

Atun mengangguk pelan, ia paham sekarang. Ternyata aji mengantarkannya ke rumah pak Sukma.

"Kamu langsung mandi saja, ganti baju, siap-siap nanti Aji yang nganter." ucap perempuan itu…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ

⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ

kata nya si Wina kaya, kok Abdul gak bisa bayar cicilan rumah sii? jgn2 Abdul cuma dimanfaatin doang, mana rumah nya udh di gadaikan lagi 🤦‍♀️ karma nya Abdul zolim sama Atun 😋

2024-10-17

3

💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ

💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺🍒⃞⃟🦅🏡s⃝ᴿ

wahhh jgn kasij kendor kk thor
tariiiiikkkk sissss
uhuiii aselole... icik...icik

2024-10-17

4

lihat semua
Episodes
1 Emak
2 Ipar kurang ajar
3 Kawin lari
4 Mak Rodiah bingung
5 Uswatun Hasanah
6 Emak menangis, Atun tersenyum manis.
7 Uang Abdul membuat curiga
8 Ternyata, Abdul menang slot
9 Pulang
10 Gosip
11 Bertemu emak
12 Di usir emak
13 Ketahuan
14 Abdul minta maaf
15 Kedatangan Rara
16 Menguping
17 Nganter-nganter
18 Jangan jadi sales
19 Bukan ibumu
20 Bukan ibuku
21 Mengamuk
22 Dua tahun kemudian
23 Sakit gigi tak membuat mati
24 Ternyata Bisulan
25 Atun pulang sendiri
26 Mencari Abdul
27 Kedatangan Mertua
28 Abdul sudah di pecat
29 Abdul Marah
30 Kayak pembantu
31 Pembantu dadakan.
32 Abdul keluar juga
33 Pecahnya bisul emak
34 Duduk melamun
35 Ada apa dengan emak
36 Ternyata oh ternyata!
37 Bukan pencuri!
38 Hancur hati Atun
39 Mau cerai
40 Masih rindu
41 Di gadai emak!
42 Atun Marah
43 Sia-sia
44 Bertemu Abdul
45 Sandiwara Wina
46 Menawarkan rumah
47 Kabur
48 Bertemu Pak Sukma
49 Emak datang
50 Kerja
51 Gajian
52 Ke rumah Abdul
53 Abdul cemburu
54 Duduk berdua
55 Mencari Atun
56 Berasa istri
57 Menuju Talak
58 Abdul tak terima
59 Marina dan Anak pak Sukma
60 Jangan tantrum
61 Dilamar
62 Yakin kepincut janda
63 Ke kantor polisi
64 Ternyata tidak kangen
65 Hp Baru
66 Pulang
67 Jadian
68 Berasa mimpi
69 Mendadak mesum
70 Romantis dulu
71 Ketahuan
72 Abdul Gendeng
73 Dua bulan kemudian.
74 Ke rumah lama
75 Ke rumah emak Rodiah
76 Abdul vs Bu lilis
77 Menjelang lamaran
78 Akhirnya tahu juga
79 Ketemu abdul
80 Pulang sebentar ke rumah baru
81 Marina dan Rendra
82 Emak menderita
83 Bahagia
84 Happy ending
85 Bidadari yang Tertinggal di Rumah Ibu
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Emak
2
Ipar kurang ajar
3
Kawin lari
4
Mak Rodiah bingung
5
Uswatun Hasanah
6
Emak menangis, Atun tersenyum manis.
7
Uang Abdul membuat curiga
8
Ternyata, Abdul menang slot
9
Pulang
10
Gosip
11
Bertemu emak
12
Di usir emak
13
Ketahuan
14
Abdul minta maaf
15
Kedatangan Rara
16
Menguping
17
Nganter-nganter
18
Jangan jadi sales
19
Bukan ibumu
20
Bukan ibuku
21
Mengamuk
22
Dua tahun kemudian
23
Sakit gigi tak membuat mati
24
Ternyata Bisulan
25
Atun pulang sendiri
26
Mencari Abdul
27
Kedatangan Mertua
28
Abdul sudah di pecat
29
Abdul Marah
30
Kayak pembantu
31
Pembantu dadakan.
32
Abdul keluar juga
33
Pecahnya bisul emak
34
Duduk melamun
35
Ada apa dengan emak
36
Ternyata oh ternyata!
37
Bukan pencuri!
38
Hancur hati Atun
39
Mau cerai
40
Masih rindu
41
Di gadai emak!
42
Atun Marah
43
Sia-sia
44
Bertemu Abdul
45
Sandiwara Wina
46
Menawarkan rumah
47
Kabur
48
Bertemu Pak Sukma
49
Emak datang
50
Kerja
51
Gajian
52
Ke rumah Abdul
53
Abdul cemburu
54
Duduk berdua
55
Mencari Atun
56
Berasa istri
57
Menuju Talak
58
Abdul tak terima
59
Marina dan Anak pak Sukma
60
Jangan tantrum
61
Dilamar
62
Yakin kepincut janda
63
Ke kantor polisi
64
Ternyata tidak kangen
65
Hp Baru
66
Pulang
67
Jadian
68
Berasa mimpi
69
Mendadak mesum
70
Romantis dulu
71
Ketahuan
72
Abdul Gendeng
73
Dua bulan kemudian.
74
Ke rumah lama
75
Ke rumah emak Rodiah
76
Abdul vs Bu lilis
77
Menjelang lamaran
78
Akhirnya tahu juga
79
Ketemu abdul
80
Pulang sebentar ke rumah baru
81
Marina dan Rendra
82
Emak menderita
83
Bahagia
84
Happy ending
85
Bidadari yang Tertinggal di Rumah Ibu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!