Harus kuat (35)

Ketika Ardi berada di dalam kamar mandi. Wajahnya yang semakin pucat, kantung mata juga mulai menghitam. Cairan merah bukan hanya keluar di hidung, tetapi juga di mulutnya. Mengusap beberapa kali dadanya. Berharap rasa nyeri itu segera hilang.

“Argh … kenapa aku harus melupakanya,” rutuk Ardi dengan wajah merah padam.

"Lebih baik begini dari pada harus menanggung kesalahan yang tak pernah aku lakukan," batin Ardi seraya menatap wajahnya di pantulan kaca.

"Ketika aku baru saja menemukan kebahagiaan, tetapi pada kenyataannya takdir berkata lain." Lagi ... hanya bisa mengatakan pada diri sendiri dengan segala kegundahan tengah menyelimuti hati dan pikirannya.

Setelah setelah membasuh wajahnya. Ardi pun keluar dan ikut berkumpul dengan Kenzie dan Deva.

"Ray, kenapa kamu lama sekali di kamar mandi?" tanya Kenzie.

"Baru juga beberapa menit, apa kamu takut jika aku hilang dengan tiba-tiba ketika di dalam kamar mandi, hum!" balas Ardi.

"Bahkan sekarang aku tidak sanggup untuk kehilanganmu," balas Kenzie.

Deva yang melihat percakapan dua orang itu pun dibuat menggelengkan kepala. "Bahkan dulu kamu selalu menyakitinya, tetapi sekarang lihatlah." Seraya menatap keduanya Deva membatin.

Ekhem.

Sengaja Deva berdehem, karena sepertinya mereka sedikit tak tahu malu.

"Ray, kamu hutang penjelasan banyak padaku." Kata Kenzie yang kini mulai membahas soal satu per-satu rahasianya yang terbongkar.

"Nanti aku akan menjelaskan," ucap Ardi seraya mengusap rambut Kenzie dengan lembut.

"Baiklah, sepertinya kehadiranku akan merusak momen romantis kalian. Aku harus pergi untuk mengusut kasus ini!" pamit Deva dan seketika berdiri meninggalkan tuan rumah.

Setelah kepergian Deva, kini keduanya sedikit merasakan kecanggungan.

"Uhm ... sejak kapan kamu memiliki rumah ini?" tanya Kenzie.

"Sebelum kita menikah," jawab Ardi.

"Jadi, kamu menjadi karyawan bengkel itu hanya alasan saja!" kata Kenzie dengan memberikan tatapan penuh.

"Benar, karena aku lebih nyaman menjadi orang biasa tanpa harus memperli…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!